Lima Terduga Pelaku Pembunuhan IRT di Asahan Dibekuk

Lima Terduga Pelaku Pembunuhan IRT di Asahan Dibekuk

Kapolres Asahan, AKBP Kobul Syahrin Ritonga, memberikan keterangan pers terkait kasus dugaan pembunuhan berdarah dua ibu rumah tangga, Rabu (12/7).

(aln/rzp)

Rabu, 12 Juli 2017 | 20:50

Analisadaily (Asahan) - Dalam tempo kurang dari 2 x 24 Jam, pihak kepolisian Polsek Bandar Pulau, di back-up Sat Reskrim Polres Asahan dan Subdit Jatanras Polda Sumut mengungkap dan menangkap lima orang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan berdarah dua ibu rumah tangga (IRT) yang terjadi di Dusun III, Desa Lubbu Rappa, Kecamatan Aek Songsongan, Selasa (11/7).

"Kita mengungkap kasus pembunuhan berdarah yang terjadi di Desa Lubbu Rappa," kata Kapolres Asahan, AKBP Kobul Syahrin Ritonga, Rabu (12/7).

Untuk itu Kapolres mengucapkan terima kasih kepada Kasubdsit Jatanras Polda Sumut, AKB Faisal F Napitupulu, Kasat Reskrim, AKP Bayu Putra Samara bersama Kanit Jatanras, Ipda M Khomaini dan juga Kapolsek Bandar Pulau AKP M Surbakti serta para personil lainnya, yang telah bekerja dengan baik, menangkap seluruh para pelaku.

Otak Pelaku Seorang Perempuan

Kelima pelaku dengan berbagai peran masing-masing adalah seorang perempuan berinisial sebagai otak pelaku, NH (23), merupakan orang kepercayaan korban, Klara boru Siallagan, yang tinggal masih satu desa, yaitu di Desa Lubbu Rappa.

Kemudian tiga orang lagi masing-masing berinisial RP (27), AB (26) dan NP (23) serta seorang penadah berinisial ASH (34) warga Simpang Tiga Rahuning. "Tiga orang terpaksa dihadiahi timah panas, karena melawan petugas saat ditangkap," ungkap Kapolres.

Disebutkan, apa yang dilakukan oleh para pelaku merupakan tindakan pembunuhan berencana sebagaimana yang diatur dalam Pasal 340 subsider 338 jo 56 KUHPidana. "Dengan ancaman hukuman, seumur atau hukuman mati," ungkap Kapolres lagi.

(aln/rzp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar