Lima Program Studi di Unimed Terima Hibah LPTK

Lima Program Studi di Unimed Terima Hibah LPTK

Universitas Negeri Medan, Jumat (14/7)

(aa/csp)

Jumat, 14 Juli 2017 | 13:24

Analisadaily (Medan) - Di tengah kesibukan mempersiapkan perkuliahan semester ganjil TA 2017/2018, Universitas Negeri Medan (Unimed) mendapat kabar yang membanggakan. Pasalnya, lima Program Studi di kampus negeri itu menerima Hibah Revitalisasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK).

Hibah tersebut dipergunakan dalam Pengembangan Perangkat Pembelajaran dari Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Dirjen Belmawa Kemristek Dikti).

"Lima Prodi itu diantaranya Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa Prancis, Pendidikan Seni Rupa, Pendidikan Teknik Bangunan, dan Pendidikan ekonomi," kata Rektor Unimed, Prof. Dr. Syawal Gultom, melalui Kabag Humas Unimed, M. Surif, kepada Analisadaily.com, Jumat (14/7).

Pada 2016 lalu, program hibah fokus pada pengembangan kurikulum berbasis capaian pembelajaran program sarjana kependidikan. Kurikulum yang telah disusun tersebut, lanjut Surif, dipandang perlu segera diimplementasikan dalam rangka penerapan Standar Nasional Pendidikan Tinggi.

"Namun pada tahun  ini hibah revitalisasi LPTK diperuntukkan pada pengembangan perangkat pembelajaran pendukung kurikulum berupa perangkat pembelajaran (bahan ajar, media pembelajaran, dan lain-lain) dan model implementasi kurikulum," sebutnya.

Ada beberapa persyaratan program studi yang boleh mengusulkan program hibah revitalisasi LPTK, seperti  program sarjana pendidikan, terakreditasi minimal B. Kemudian telah menyusun kurikulum dengan rencana pembelajaran semester dan rancangan pengelolaan pembelajarannya.

Selain itu, lanjutnya, sanggup mengimplementasikan perangkat pembelajaran yang dikembangkan pada semester ganjil 2017-2018, dan sangup menerapkan proses pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa.

"Ada 47 Perguruan Tinggi dari seluruh Indonesia yang mengajukan program hibah ini, dan tentu jumlah program studinya mencapai ratusan. Alhamdulillah, kita salah satunya,” pungkasnya.

(aa/csp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar