Lima Hari Tidak Pulang, Luhut Ditemukan Meninggal Dunia

Lima Hari Tidak Pulang, Luhut Ditemukan Meninggal Dunia

Ilustrasi (Pixabay)

(jw/csp)

Minggu, 12 Mei 2019 | 14:39

Analisadaily (Tarutung) - Setelah lima hari tidak pulang ke rumah, Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Luhut Ferry Parsaoran Aritonang (43) ditemukan meninggal dunia di tengah hutan Tombak Sirambe di Desa Parbubu I, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara.

Jenazah ditemukan warga, Sabtu (11/5) pukul 15.00 WIB dengan kondisi leher tergantung yang terikat di pohon besar.

"Korban murni karena bunuh diri. Tidak ada kaitannya dengan kerjanya sebagai Ketua KPPS," kata Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Sumut, MP Nainggolan, Minggu (12/5).

Saat warga mencari korban ke arah Tombak itu, warga mencium bau busuk dan melihat jejak sandal.

"Saat ditemukan posisi korban dalam keadaan tengkurap miring dengan leher terikat baju dan simpul tali terikat ke pohon. Korban tidak mengenakan baju. Lalu kemudian dilaporkan ke warga," jelasnya.

Nainggolan menceritakan, sebelum kejadian korban sempat berpamitan kepada istrinya, ‎Namaida Br. Situmorang untuk keluar rumah sebentar.

"Setelah itu, korban tidak pulang ke rumah. Istri korban lalu memberitahu kepada warga. Istri korban mengatakan tidak ada bertengkar dengan suaminya, dan setaunya, suaminya tidak pernah melakukan tindak pidana ataupun masalah hutang piutang," ungkapnya.

Dihadapan pihak kepolisian istri korban mengakui tidak ada permasalahan keluarga yang memicu bertengkar. Sang istri juga sempat melakukan pencarian ke tempat keluarga yang dekat dan jauh hingga ke warung yang sering didatangi, namun tidak ditemukan.

"Setelah Inafis polres cek tempat kejadian korban selanjutnya korban langsung dikuburkan tidak jauh dari lokasi korban gantung diri. Dan, keluarga korban menyatakan tidak akan dilakukan otopsi," tambah Nainggolan.

(jw/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar