Lewat Terjun Payung, Martha Nainggolan Turunkan Bendera Merah Putih

Lewat Terjun Payung, Martha Nainggolan Turunkan Bendera Merah Putih

Brigadir Martha Agustina Nainggolan (tengah) memberi hormat kepada Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Agus Andrianto usai menurunkan bendera kebangsaan Repulik Indonesia ketinggian 6.000 kaki di Lapangan Merdeka, Medan, Rabu (10/7)

(jw/csp)

Rabu, 10 Juli 2019 | 14:10

Analisadaily (Medan) - Pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Bhayangkara di Lapangan Merdeka, Medan, salah seorang personil polisi, Brigadir Martha Agustina Nainggolan, melakukan terjun payung dengan membawa bendera Merah Putih dari ketinggian 6.000 kaki.

Terjun payung ini dilakukan tiga personel dari Polda Sumatera Utara, namun perhatian tertuju pada Brigadir Martha yang merupakan anggota Polwan.

"Saya tadi yang membawa bendera Merah Putih yang terjun dari ketinggian 6.000 kaki. Saya baru dikabari untuk tugas ini, dan saya juga tidak ada latihan, langsung terjun saja," ujar Brigadir Martha yang sekarang bertugas di Batalyon B Tebing Tinggi satuan Brimob Polda Sumut.

Ditanyai apakah ada kesulitan saat terjun tadi, mengingat cuaca mendung, Martha menuturkan, ia menyesuaikan kondisi alam. "Kan kita tidak boleh melawan alam," katanya, Rabu (10/7).

Brigadir Martha Agustina Nainggolan saat terjun payung membawa bendera Merah Putih, Rabu (10/7)

Brigadir Martha Agustina Nainggolan saat terjun payung membawa bendera Merah Putih, Rabu (10/7)

Martha juga menceritakan pertama kali ikut untuk terjun payung sejak 2007. Saat itu pangkatnya masih Bripda. "Dari 2007 dan sampai saat ini saya sudah melakukan 2.600 kali," ucapnya.

Dalam melakukan aksinya itu, hal paling berkesan bagi Martha adalah saat dirinya ikut latihan beberapa tahun lalu di Amerika Serikat. "Saya terjun di Amerika dan itu paling tinggi saya terjun di atas 10-13 ribu kaki. Dan itu pertama kalinya saya lakukan," tambahnya.

(jw/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar