LDII Temui Presiden Jokowi, Bahas Deradikalisasi Hingga Ekonomi Syariah

Kamis, 8 Januari 2015 | 20:02

detikNews - Jakarta, Perwakilan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara hari ini. Sejumlah hal dibahas, termasuk soal deradikalisasi.

‎"Tadi disampaikan (ke Jokowi) LDII kerjasama dengan PBNU terkait pendidikan deradikalisasi. Itu juga kita kuatkan, karena radikalisme itu tidak cocok dengan bangsa kita yang berdasarkan Pancasila," kata Ketua Umum DPP LDII Prof Abdullah Syam di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta, Kamis (8/1/2015).

Abdullah mengatakan, persoalan terorisme memang tetap harus diwaspadai. Saat ini, memperkuat kerukunan antar umat beragama menjadi salah satu jalan untuk mencegah radikalisme.

"Karena itu merupakan kekuatan. Kemajemukan dalam hal agama. Kemajemukan ini kita rakit menjadi suatu kekuatan," katanya.

Selain itu, kata Abdullah, LDII juga menyampaikan ke Jokowi agar mendorong penguatan ekonomi syariah di Indonesia. Menurutnya konsep tersebut adalah konsep yang adil.

"Masalah ekonomi syariah bukan atribut Islam. Tapi atribut semua agama. Karena kita pernah berkumpul halal bihalal, bersama pimpinan gereja, Walubi, mengatakan konsep konsep ekonomi syariah itu konsep yang adil, sehingga menguntungkan semua pihak. Itu kita gulirkan dan laporkan pada Pak Presiden," tutupnya. (mpr/bar)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar