LBH Medan: Banyak Kasus yang Ditangani Polda Sumut Berlarut-larut

LBH Medan: Banyak Kasus yang Ditangani Polda Sumut Berlarut-larut

Kepala Divisi Buruh dan Miskin Kota LBH Medan, Maswan Tambak

(jw/eal)

Senin, 1 Juli 2019 | 18:12

Analisadaily (Medan) - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan mencatat sepanjang tahun 2018 dan 2019, aparat kepolisian di jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara telah melakukan sedikitnya 15 pelanggaran dalam penanganan kasus masyarakat.

Kepala Divisi Buruh dan Miskin Kota LBH Medan, Maswan Tambak, mengatakan bahwa LBH selaku lembaga yang konsen terhadap penegakan hukum dan hak asasi manusia (HAM), perlu memberikan masukan melalui catatan-catatan kasus yang melibatkan aparat penegak hukum.

"Sejauh ini kami telah banyak mendokumentasi dan mengumpulkan data-data pelanggaran yang dilakukan kepolisian dalam menangani kasus. Pada 2018 terdapat 15 kasus, sementara tahun ini ada 15 kasus," kata Maswan di Kantor LBH Medan, Jalan Hindu, Senin (1/7).

Maswan mengungkapkan dari data tersebut, pelanggaran yang dilakukan anggota polisi dalam menangani kasus pada umumnya berupa fair trial, seperti penanganan kasus yang berlarut-larut, pemerasan hingga penyiksaan.

"Banyak klien kami mengadu terkait tindakan aparat yang seperti itu," ungkapnya.

Dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-73, sambung Maswan, Polri harus menjadikan momentum ini untuk memperbaiki diri.

"Kita harap pihak kepolisian menjadikan tanggal 1 Juli bukan sekadar momentum memperingati hari lahir saja, tapi harus ada upaya perbaikan di lingkungan lembaga polisi sendiri. Makanya tadi sudah kita paparkan beberapa kasus dan kekurangan internal kepolisian," tukasnya.

(jw/eal)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar