Larangan Branding Mobil Bergambar Caleg

Larangan Branding Mobil Bergambar Caleg

Kantor Bawaslu Sumut

(jw/eal)

Rabu, 7 November 2018 | 18:03

Analisadaily (Medan) - Para calon legislatif (caleg) yang akan bertarung dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 dilarang membuat branding mobil pribadi atau kendaraan umum yang bergambar wajah mereka.

"Branding mobil hanya bisa digunakan oleh peserta Pemilu yakni partai politik yang memuat gambar serta nomor urut partai politik tersebut. Bukan foto calegnya," tegas Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Sumut, Suhadi Sukendar Situmorang, kepada Analisadaily.com, Rabu (7/11).

Suhadi menjelaskan bahwa pemasangan branding juga harus ada persetujuan dari pihak kepolisian. "Jadi branding parpol di mobil juga harus ada persetujuan dari polisi terkait dengan perubahan-perubahan warna fisik mobil," jelasnya.

Lebih jauh Suhedi menjelaskan bahwa terdapat larangan memasang alat peraga kampanye dalam bentuk lain seperti baliho, poster, stiker, spanduk dengan memampangkan foto lebih dari satu orang caleg.

"Satu peserta Pemilu hanya boleh satu atribut kampanye," jelasnya.

Jika ada yang melanggar aturan tersebut maka Bawaslu akan memberikan sanksi tegas.

"Jika ada, kita akan memberikan sanksi berupa surat peringatan, kalau tidak diindahkan kita berikan sanksi administratif, misalnya tidak diikutsertakan dalam tahapan kampanye," pungkasnya.

(jw/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar