Lapak Pedagang di Pasar Aksara Medan Dibongkar

Lapak Pedagang di Pasar Aksara Medan Dibongkar

Satpol PP dan pedagang saat berada di Pasar Aksara Medan, Kamis (13/9)

(jw/csp)

Kamis, 13 September 2018 | 16:19

Analisadaily (Medan) - Satuan Polisi Pamong Praja Kota Medan membongkar lapak pedagang korban kebakaran Pasar Aksara di Jalan AR. Hakim, Kamis (13/9).

Pembongkaran dilakukan karena pedagang dianggap mengganggu lalu lintas di kawasan. Saat pembongkaran situasi sempat memanas saat terjadi adu mulut dalam pembongkaran kios tersebut.

Para pedagang tidak terima. Mereka menganggap sudah diizinkan Presiden Joko Widodo untuk sementara berjualan, sebelum Pasar Aksara dibangun lagi.

"Kami maunya di sini jualan. Kan sudah di bilang Jokowi di sini kami jualan. Pak Jokowi udah kemari. Dibilangnya, tidak ada penggusuran sebelum dibangun kembali. Nyatanya dua tahun gak dibangun-bangun," kata Amanda salah satu pedagang.

Ia menilai, Pemerintah Kota Medan sudah menyiapkan lapak baru, tapi kios itu tidak layak.

“Ukurannya hanya 1,5 x 1,5 meter. Kami harus bangun sendiri, dan itu gak bisa menampung kami semua. Kami ini punya kios di Aksara. Bukan pedagang kaki lima," tegas Amanda.

Kabid Trantibum Satpol-PP Deli Serdang, Marjuki menjekaskan, sosialisasi soal penertiban itu sudah dilakukan jauh-jauh hari. Apalagi, penggusuran itu disebut-sebut berkaitan dengan pelaksanaan MTQ Nasional pada Oktober mendatang.

"Sebenarnya ini sudah lama. Masalah waktu juga, karena sudah melanggar peraturan," jelasnya.

Pasca kebakaran tahun lalu, para pedagang menggelar dan membuat lapak berdagang di tengah badan Jalan AR. Hakim. Hal dilakukan hingga sekarang karena pasar Aksara belum juga dibangun.

Petugas Satpol PP membongkar lapak pedagang di Pasar Aksara Medan, Kamis (13/9)

Petugas Satpol PP membongkar lapak pedagang di Pasar Aksara Medan, Kamis (13/9)

(jw/csp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar