Kurangnya Layanan Publik, GM Pekat IB Datangi Sekda Asahan

Kurangnya Layanan Publik, GM Pekat IB Datangi Sekda Asahan

Pengurus GM Pekat IB berdiskusi dengan Sekda Asahan, Taufik ZA

(rel/eal)

Selasa, 3 September 2019 | 10:51

Analisadaily (Asahan) - Gerakan Muda Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (GM Pekat IB) berkunjung ke Kantor Bupati Asahan untuk menemui Sekretaris Daerah (Sekda), Taufik ZA.

Dalam pertemuan itu Ketua GM Pekat IB Sumatera Utara (Sumut), Khairul Anhar Harahap mengatakan, kunjungan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah dengan GM Pekat IB yang baru hadir satu tahun di Sumut.

"Tujuan kami disini untuk mempererat silaturahmi, dan kami siap menerima masukan, koreksi maupun bimbingan dari Pemkab Asahan selaku orang tua dan pendidik para generasi muda di Kabupaten Asahan," kata Khairul Anhar Harahap, Selasa (3/9).

Lebih lanjut Khairul mengatakan, GM Pekat IB siap mendukung program Pemkab Asahan dalam mewujudkan visi dan misinya.

"Kami secara organisasi maupun perorangan siap mendukung program Pemkab Asahan yang saat ini sedang berjalan. Dan kami berharap Pemkab Asahan agar selalu memperhatikan para pemuda yang berorganisasi," ujarnya.

Di samping itu GM Pekat IB juga siap memberikan kritik terhadap kebijakan Pemkab Asahan yang tidak berpihak terhadap kepentingan masyarakat.

"Ada beberapa instansi layanan publik seperti Dinas Catatan Sipil, Rumah Sakit Umum maupun Dinas Perizinan agar dapat ditingkatkan kembali kinerja serta mempermudah segala urusan administrasi masyarakat," imbaunya.

Setelah berdiskusi, Taufik ZA mengucapkan terima kasih atas kunjungan GM Pekat IB Sumut dan Asahan. Dia juga menyampaikan harapan agar seluruh elemen masyarakat termasuk para generasi muda agar mendukung program-program kerja Plt Bupati Asahan, Surya.

"Saya mewakili Pemkab Asahan mengucapkan rasa terima kasih atas kunjungan GM Pekat IB di Kantor Bupati Asahan. Besar harapan kami kepada element masyarakat khususnya para generasi pemuda yang mendukung dan berperan aktif melaksanakan program pembangunan agar mewujudkan visi-misi Kabupaten Asahan," kata Taufik ZA.

Taufik juga menginginkan komunikasi dan silaturahmi GM Pekat IB selaku penyambung lidah masyarakat, untuk selalu melakukan koordinasi dengan Pemkab Asahan agar mereka dapat mendengar hal yang menjadi permasalahan masyarakat.

"Kami, Pemkab Asahan tidak dapat bekerja sendiri, harus ada koordinasi yang baik dari organisasi selaku penyambung lidah masyarakat dengan Pemkab Asahan," ujarnya.

Disinggung permasalahan stagnannya sistem pemerintahan yang berjalan pasca meninggalnya Taufan Gama Simatupang, Taufik mengatakan hal tersebut tidak lah benar, karena program telah disusun sebelum Taufan Gama Simatupang meninggal, saat ini tetap dilaksanakan terutama mewujudkan Kabupaten Asahan yang Religius, Sehat, Cerdas, dan Mandiri (RSCM).

"Pasca meninggalnya Almarhum Taufan Gama Simatupang, program yang telah disusun sebelumnya tetap berjalan dan tidak menjadi kendala, kami berupaya keras untuk menuntaskan visi misi Asahan yang RSCM," ucapnya.

Di akhir perbincangan, Taufik menyampaikan sebelum GM Pekat IB hadir di Kabupaten Asahan, sudah merasakan kedekatan dengan Ketua GM Pekat IB Sumut, Khairul Anhar Harahap dan Ketua GM Pekat IB Asahan, M. Dadang Irwan Rany.

"Ya meskipun organisasi ini baru satu tahun, saya sudah kenal dekat dengan Khairul Anhar Harahap dan Dadang, bahkan dalam proses kami pernah mengalami nasib yang sama, saya yakin para pengurus GM Pekat IB ini meskipun baru tapi saya tahu kalian ini," tukas Taufik.

(rel/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar