Kriminalitas Berakar Pada Penyalahgunaan Narkoba

Kriminalitas Berakar Pada Penyalahgunaan Narkoba

Plt. Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi.

(eal/rzp)

Selasa, 19 Januari 2016 | 10:55

Analisadaily (Medan) - Plt. Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi, mengatakan aksi kriminalitas seperti perampokan, pencurian, pemerkosaan bahkan insiden kecelakan, mayoritas berakar dari penyalahgunaan narkoba.

Menurutnya, pada tahun 2008 ada 3,3 juta orang di Sumut yang terinfeksi memakai narkoba. Angka itu meningkat signifikan lima tahun kemudian yang mencapai 4 juta orang.

Padahal, kata Erry, Sumut menempati peringkat ke-4 penduduk terbanyak dengan jumlah lebih kurang 14 juta orang. Artinya, jika 4 juta di antara 14 juta orang sudah terindikasi narkoba, maka Sumut sudah berada pada zona bahaya.

“Narkoba musuh bersama. Bukan hanya BNN atau kepolisian, namun semua stakeholder yang ada termasuk Ormas, kelompok pengajian, hingga sekolah harus bersama-sama memerangi narkoba. Peredaran narkoba di Sumut sudah memasuki lampu merah,” kata Erry, Selasa (19/1).

Erry juga mengakui, seolah-olah ada impunitas atau kekebalan hukum bagi segelintir kelompok yang sudah berulang kali digerebek, namun tetap bisa mengedarkan narkoba.

“Tidak hanya orang sipil, namun aparat juga banyak yang tergiur dan terjerumus pada peredaran narkoba,” ujarnya.

Adik almarhum Tengku Rizal Nurdin ini berharap, kehadiran Kepala BNN dapat membuat Sumut bebas dari narkoba, atau paling tidak angka peredarannya bisa lebih ditekan.

“Ini menjadi tugas kita bersama, karena tanpa keterlibatan semua pihak, narkoba pasti tidak akan bisa diberantas,” ungkap Erry.

(eal/rzp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar