KPU Medan Kembalikan Berkas Verifikasi PDIP

KPU Medan Kembalikan Berkas Verifikasi PDIP

Ketua DPC PDI Perjuangan Medan, Hasyim, menyerahkan berkas kepada Ketua KPU Medan, Herdensi Adnin, Rabu (11/10)

(aa/eal)

Rabu, 11 Oktober 2017 | 21:04

Analisadaily (Medan) - Setelah Partai Persatuan Indonesia (Perindo) dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI), giliran pengurus DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kota Medan yang menyambangi Kantor KPU Medan di Jalan Kejaksaan, Medan, Rabu (11/10).

Kedatangan partai berlogo banteng ini bertujuan untuk menyerahkan salinan Kartu Tanda Anggota (KTA) partai dan salinan KTP elektronik (e-KTP) para anggota PDIP Kota Medan dalam rangka verifikasi peserta Pemilu 2019.

Penyerahan berkas tersebut langsung dipimpin oleh Ketua DPC PDIP Kota Medan, Hasyim, didampingi Sekretaris, Sastra, dan beberapa pengurus lainnya. Bahkan kedatangan mereka turut didampingi Wakil Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga DPD PDIP Sumut, Brilian Moktar.

"Sesuai instruksi dari pimpinan pusat, hari ini kami datang mengantarkan berkas serentak secara nasional. Dari minimal 1000 salinan (KTA dan e-KTP), kami mengantarkan lebih dari 4.000 salinan," ujar Ketua DPC PDI Perjuangan Medan, Hasyim.

Kedatangan mereka diterima oleh Ketua KPU Kota Medan, Herdensi Adnin, didampingi dua komisioner, Agussyah Damanik dan Pandapotan Tamba.

Herdensi mengatakan, berkas yang diantar oleh PDIP tersebut harus dikembalikan karena antara hardcopy (berkas yang diantar oleh PDIP) dengan softcopy (yang terdata di sistem informasi partai politik/sipol) tidak sesuai.

"Berkas yang diantar oleh PDIP Kota Medan tidak sesuai dan kita kembalikan ke mereka untuk diperbaiki lagi. Kita belum tahu kapan mereka serahkan lagi berkas tersebut, namun yang pasti masa penyerahan berkas ini berakhir pada tanggal 16 Oktober 2017 sampai pukul 24.00 WIB," ucapnya.

Selain PDIP, dua partai lainnya yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Republik juga menyambangi Kantor KPU Medan. Namun kedatangan kedua parpol itu hanya sebatas konsultasi karena DPP kedua partai tersebut belum melakukan pendaftaran di KPU Pusat.

(aa/eal)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar