KPU Distribusikan Kotak Suara ke 15 Kabupaten/Kota di Sumut

KPU Distribusikan Kotak Suara ke 15 Kabupaten/Kota di Sumut

Kotak suara (net)

(jw/eal)

Jumat, 9 November 2018 | 17:34

Analisadaily (Medan) - Pendistribusian logistik Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 telah dilakukan ke beberapa daerah di Sumatera Utara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Saat ini distribusi kotak suara sudah menyentuh 15 daerah di Sumut," kata Komisioner KPU Sumut, Batara Manurung, Jumat (9/11).

Batara menjelaskan bahwa komponen-komponen utama logistik Pemilu 2019 diadakan langsung oleh KPU RI. Komponen itu meliputi bilik suara, kertas suara dan kotak suara. Sedangkan penyediaan dan pendistribusian dilaksanakan pihak ketiga.

"Jumlah kotak suara yang didistribusikan sesuai dengan kebutuhan yang diajukan KPU kabupaten/kota. Pada tahap pertama, distribusi kotak suara Sumut dilakukan ke daerah-daerah di Kepulauan Nias, Sibolga dan Tapanuli Tengah," jelasnya.

Distribusi tahap pertama dilakukan tanggal 22 Oktober 2018 dan tiba tepat pada waktunya. Kemudian pengiriman pun berlanjut ke daerah-daerah lainnya.

Batara mengungkapkan bahwa daerah-daerah yang menjadi sasaran distribusi kotak suara tahap pertama antara lain Tapanuli Tengah (4.685), Nias Utara (1.991), Sibolga (1.309), Nias (2.357), Gunung Sitoli (2.145), Nias Selatan (4.420) dan Nias Barat (1.472).

Kemudian Padang Lawas (3.500), Langkat (14.375), Serdangbedagai (11.108), Deliserdang (7.525), Pakpak Bharat (884) dan Padangsidimpuan (3.705).

"Sedangkan satu daerah lagi, yakni Humbang Hasundutan belum masuk gudang sehingga belum dihitung jumlah kotak suara yang masuk. Dan kotak suara untuk 18 kabupaten/kota lainnya di Sumut sedang dalam perjalanan. Seluruhnya akan tiba paling lambat pada 19 November," ungkapnya.

Kotak-kotak suara yang sudah sampai dalam kondisi baik, hanya ada sembilan kotak yang dinyatakan rusak.

"Jumlah kotak yang sudah sampai pun masih dapat ditambah atau dikurangi bila ada daerah mengalami kekurangan atau berlebih, begitu juga kotak yang rusak, akan diganti," ujar Batara.

"Distribusi mengutamakan lebih dulu sampai ke daerah-daerah terpencil. Apalagi KPU kabupaten/kota sudah berkoordinasi dengan pihak keamanan di daerahnya masing-masing untuk melakukan pengamanan terhadap logistik yang sudah sampai," pungkas Barata.

(jw/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar