KPK Sita Dokumen Perjalanan ke Jepang saat Geledah Kantor Wali Kota Medan

KPK Sita Dokumen Perjalanan ke Jepang saat Geledah Kantor Wali Kota Medan

Petugas KPK di Kantor Wali Kota Medan, Jumat (18/10)

(jw/rzd)

Jumat, 18 Oktober 2019 | 20:57

3Analisadaily (Medan) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah sejumlah ruangan di Kantor Wali Kota Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis.

Penggeledahan terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK terhadap Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin, beberapa waktu lalu. Saat ini Eldin berstatus tersangka.

Juru Bicara (Jubir) KPK, Febri Diansyah mengatakan, tim KPK masuk ke ruangan Wali Kota Medan, ruang protokoler dan beberapa ruangan lain yang relevan, karena di ruangan tersebut diduga terdapat bukti yang terkait perkara.

"KPK menyita dokumen perjalanan ke Jepang," kata Febri dalam keterangan resmi diperoleh Analisadaily.com, Jumat (18/10).

Selain itu, petugas KPK juga menyita dokumen lain yang terkait, barang bukti elektronik, serta kendaraan salah satu staf Pemerintahan Kota (Pemko) Medan yang digunakan untuk menerima uang.

"Sedangkan untuk Andika telah menyerahkan diri dan selanjutnya dilakukan pemeriksaan," terangnya.

3 Orang Tersangka

Dalam kasus dugaan suap terkait proyek dan jabatan, KPK telah menetapkan tiga orang tersangka, Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin, Kepala Dinas PU Kota Medan, Isa Ansyari, dan Kepala Sub Bagian Protokoler, Syamsul Fitri Siregar.

Penetapan ketiga tersangka setelah KPK melakukan pemeriksaan dan sebelum batas waktu 24 jam sebagaimana diatur dalam KUHP dilanjutkan dengan gelar perkara. 

Disimpulkan adanya dugaan tindak pidana korupsi dugaan penerimaan suap terkait proyek dan jabatan oleh Wali Kota Medan.

(jw/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar