Korupsi Water Park Nisel, Polda Sumut Kembalikan Kerugian Negara

Korupsi Water Park Nisel, Polda Sumut Kembalikan Kerugian Negara

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol. Rycko Amelza Dahniel

(dgh/eal)

Rabu, 8 Maret 2017 | 20:18

Analisadaily (Medan) - Penyidik Tipikor Ditreskrimsus Poldasu berhasil mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 1 miliar dari kasus dugaan korupsi pembangunan water park di Kabupaten Nias Selatan T.A 2016 yang merugikan negara hingga Rp 7,9 miliar.

Dalam kasus korupsi tersebut, Direktur BUMD, JD, sudah ditahan dan unit II Subdit III/Tipikor Ditreskrimsus Poldasu masih mengembangkan kasusnya untuk mencari tersangka lain.

Direktur Dit Reskrimsus Poldasu, Kombes Pol. Toga Habinsaran Panjaitan mengatakan, uang sebesar Rp 1 miliar dari dugaan korupsi pembangunan Water Park Nisel itu sudah masuk ke rekening Ditreskrimsus.

"Dari kerugian negara Rp 8 miliar, Rp 1 miliar sudah disita dan telah masuk ke rekening Ditreskimsus, sedangkan sisanya masih dilacak," ujar Toga.

Mantan Dirnarkoba Poldasu itu menjelaskan, dalam waktu dekat, penyidik Unit 2 dipimpin Kompol Hasan akan turun ke Nisel untuk menggeledah barang-barang lain dan melacak harta tersangka.

"Ada kemungkinan hasil dugaan korupsi itu digunakan tersangka untuk membeli barang-barang lain," jelas Toga.

Terkait aliran dana yang tidak bisa dipertanggungjawabkan sebesar Rp 8 miliar, Kombes Toga mengaku pihaknya masih terus melakukan penelusuran.

"Direktur BUMN Nisel itu bertindak sebagai kuasa pengguna anggaran dalam proyek pembangunan Water Park tersebut dan tidak tertutup kemungkinan ada orang lain yang menikmati hasil korupsi itu dan itu jugalah yang kita urai," tandas Toga.

(dgh/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar