Kopi Mandailing dan Makobar Dihidangkan Dalam Pernikahan Bobby-Kahiyang

Kopi Mandailing dan Makobar Dihidangkan Dalam Pernikahan Bobby-Kahiyang

Muhammad Bobby Afif Nasution-Kahiyang Ayu Siregar

(jw/csp)

Kamis, 23 November 2017 | 11:02

Analisadaily (Medan) - Berbagai hidangan jenis makanan dan minuman lezat bakal tersaji dalam rangkaian acara pernikahan Muhammad Bobby Afif Nasution-Kahiyang Ayu Siregar di Medan,  24-26 November 2017.

Selain kaya dengan  masakan Tapanuli Selatan dan makanan nasional, ternyata ada dua menu permintaan dari keluarga Bobby dan Kahiyang.

Penanggung Jawab Katering, Dewi Nasution mengatakan, keluarga Bobby Nasution meminta Kopi Mandailing saat acara, sedangkan Abang Kahiyang, Gibran Rakabuming meminta disediakan Martabak Kota Barat (Makobar).

"Untuk resepsi tanggal 26 November, ada permintaan Mas Gibran yaitu Markobar dihidangkan dan dari Keluarga Mas Bobby yaitu Kopi Mandailing," katanya, Kamis (23/11).

Dewi menjelaskan, secara keseluruhan, ia mempersiapkan makanan sejak 21 November 2017, termasuk saat acara penabalan Boru Siregar untuk Kahiyang di Jalan STM, Suka Tangkas, Kecamatan Medan Johor di Rumah Tulang Bobby, Doli Sinomba Siregar.

"Saat penambalan marga itu kami menghidangkan menu khas Tapanuli Selatan seperti ikan sale balado bawang batak, sambal tuk tuk, ikan mas goreng garing dengan sambal asin, juga sup. Menu utamanya ada mi rebus Medan, martabak dan sate Padang," jelasnya.

Pada 24-26 November nanti, pihak katering akan menyajikan menu khas Tapsel. "Masih tetap sama tapi, ada tambahan daging balado renyah. Sedangkan untuk pondoknya (makanan penutup/ringan) ada sate ayam lontong dengan roti jala ciri khas Sumatera Utara, martabak dan kari kambing," ungka Dewi.

Untuk penyajikan makanan akan dimulai dari pagi hingga acara Manortor selesai, Sabtu (25/11). Resepsi Minggu (26/11), pihak katering lebih menyajikan menu umum atau nasional. Di mana, menu nasional itu ada campuran hidangan khas Sumatera Utara dengan daerah lain.

"Kalau menu dari daerah lain ada ayam goreng tangkap, pindang daging sapi, ikan saos mangga, balado daging suir seperti abon tapi pakai cabai. Untuk makanan ringannya, yaitu dimsum, tomyam, steam, es krim, sate, mie ayam. Semua sama, tidak ada menu khusus, kecuali permintaan Mas Gibran untuk Markobar dan dari Keluarga Mas Bobby dengan Kopi Mandailing," tutur Dewi.

Dewi menambahkan, ia dibantu 30 pekerja untuk merampungkan masakan untuk 10.000 porsi. "Pada hari H, ada 300 pramusaji yang melayani konsumsi para tetamu yang hadir," pungkasnya.

(jw/csp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar