Komunikasi Dinilai Sebagai Kunci Keharmonisan Sumut

Komunikasi Dinilai Sebagai Kunci Keharmonisan Sumut

Plt Gubernur Sumatera Utara, HT Erry Nuradi foto bersama panitia Kongres Aspikom IV/2016.

(rzp/rzd)

Rabu, 11 Mei 2016 | 08:27

Analisadaily (Medan) - Saat menjamu peserta Kongres Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (Aspikom) IV/2016 di Aula Martabe Kantor Gubernur Sumut, Selasa (10/5) malam, HT Erry Nuradi, menyebut Sumut adalah negeri berbilang kaum, di mana provinsi dengan jumlah penduduk terbesar keempat di Indonesia ini memiliki delapan etnik lokal yang tersebar di 33 kabupaten/kota.

“Di Sumut ada etnik Toba, Mandailing, Simalungun, Karo, Pakpak, Dairi, Nias dan Melayu. Uniknya, penduduk terbesar di Sumut adalah etnik Jawa,” kata Plt Gubernur Sumatera Utara tersebut.

Sebagai negeri berbilang kaum, lanjut Erry, Sumut juga memiliki etnik lainnya di luar delapan etnik lokal. Di antaranya adalah etnik nusantara (seluruh suku) dan mancanegara (Arab, Tiongkok, dan India). Di Sumut juga tidak pernah terjadi pertikaian antaretnik, agama, kelompok dan golongan. Semuanya dalam suasana yang harmoni, karena disebabkan adanya komunikasi.

“Jika komunikasi baik, tentunya perang dunia kedua tidak akan terjadi. Komunikasi sangat penting dalam kehidupan,” ujar Erry.

Erry juga menyebutkan etnik yang ada di Sumut bisa dijadikan lokasi penelitian tentang komunikasi. Tidak hanya itu, kesempatan wisata ke Danau Toba nantinya juga bisa menjadi ajang promosi kepada keluarga, teman, mahasiswa atau kolega lain agar mereka juga berkeinginan datang ke Sumut.

“Saya ucapkan terima kasih kepada para peserta kongres yang hadir, sekaligus atas pemilihan Sumut sebagai tuan rumah Kongres Aspikom IV/2016,” ungkapnya.

Ketua Panitia yang juga Ketua Aspikom Sumut, Rudianto SSos MSi mengatakan, kongres di Medan tercatat ada 267 peserta meliputi 130 prodi ilmu komunikasi dari 23 provinsi. Dalam sambutannya, Rudianto mengatakan jumlah tersebut merupakan sejarah, karena tercatat sebagai peserta terbanyak selama penyelenggaraan Kongres Aspikom.

Rudianto juga memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Universitas Medan Area (UMA), Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), Universitas Dharmawangsa, dan Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi “Pembangunan” (STIK­P) Medan sebagai pelaksana kongres di Medan.

Dalam acara, Plt Gubsu menerima penghargaan yang diserahkan oleh Ketua Aspikom Pusat, Dr Atwar Bazari MSi. Dr Atwar mengaku salut atas antusiasme orang nomor satu di Sumut atas dukungannya terhadap kegiatan Aspikom.

“Berbeda dengan provinsi lain, tidak ada gubernur atau pemimpin daerah yang seantusias dan begitu besar dukungannya terhadap kegiatan­kegiatan Aspikom. Peserta yang lain juga mengaku demikian. Acungan jempol untuk Sumut,” tandasnya.

(rzp/rzd)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar