Komplotan Perampok di Pintu Tol Tanjung Mulia Diamankan Polisi

Komplotan Perampok di Pintu Tol Tanjung Mulia Diamankan Polisi

Kelima pelaku diamankan di Mapolres Pelabuhan Belawan

(jw/eal)

Selasa, 17 September 2019 | 14:23

Analisadaily (Medan) - Tim Sat Reskrim Polres Belawan mengungkap kasus perampokan yang kerap terjadi di kawasan pintu Tol Tanjung Mulia, Medan. Lima orang pelaku sudah diamankan.

Lima pelaku yang diamankan adalah ISS (14) warga Jalan Almunium IV Gang Mansyur Tanjung Mulia, LRMS (23) yang merupakan otak pelaku tinggal di Gang Padi Tol I Tanjung Mulia.

Kemudian, EFS (20) warga Jalan Tol Tanjung Mulia Hilir Medan Deli, RRZ (21) warga Jalan Tol Tanjung Mulia Hilir Medan Deli dan MM (26) sebagai pendadah, warga Jalan Kawat III Gang Padi Tol Tanjung Mulia III.

"Kelima pelaku diamankan di lokasi terpisah di kawasan Tanjung Mulia," kata Kapolres Belawan, AKBP Ikhwan Lubis, Selasa (17/9).

Ikhwan menuturkan pada hari Jumat (13/9) sekitar pukul 11.20 WIB, korban bernama Putri Purnama Sari (28) berangkat dari Bandara Kualanamu menggunakan taksi online menuju rumahnya di Jalan Pari No 75 Blok A GM II, Kelurahan Tangkahan, Kecamatan Medan Labuhan.

Setibanya di pintu Tol Tanjung Mulia, pengemudi taksi atas nama Raffles berhenti dan bermaksud mengisi saldo e-toll. Tiba-tiba pelaku ISS langsung datang dan menghampiri taksi tersebut. Pelaku kemudianmembuka pintu sebelah kiri bagian depan, tempat korban duduk dan merampas tas milik korban.

"Saat itu korban sempat teriak meminta tolong, tapi pelaku sudah keburu melarikan diri ke arah rumah warga di dekat pintu tol," tuturnya.

Tidak terima harta bendanya diambil pelaku, kemudian korban membuat laporan ke Polres Pelabuhan Belawan. Kemudian Timsus Polres Pelabuhan Belawan mencari informasi keberadaan pelaku.

"Kemudian pada Senin (16/9) Timsus mendapat informasi bahwa yang diduga teman dari tersangka berada di salah satu warnet di Jalan Tol Tanjung Mulia. Petugas kemudian melakukan penangkapan terhadap RRZ dan EFS," terang Ikhwan.

Hasil dari keterangan kedua pelaku, petugas melakukan pengembangan terhadap pelaku utama ISS dan menangkapnya di lokasi yang sama pada pukul 13.40 WIB.

Tak lama setelahnya, petugas juga menangkap LRMS sebagai otak pelaku di Lorong Tengah Tanjung Mulia. Lalu petugas kembali melakukan pengembangan terhadap para pelaku dan menangkap MM di Jalan Tol Tanjung Mulia III.

"Manson Manalu adalah penadah handphone milik korban," ucap Ikhwan.

Ikhwan menjelaskan berkat kesigapan petugas kelima pelaku diamankan dalam waktu singkat. Saat ini kelimanya dalam pemeriksaan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Sementara dari para tersangka, diamankan barang bukti berupa ponsel, dompet, kunci T, pisau kecil dan kartu ATM serta identitas milik korban," jelasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, keempat pelaku dijerat pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

"Sementara untuk penadah barang curian, dijerat pasal 480 KUHPidana. Siapapun pelaku kejahatan di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan akan kita tindak, apalagi yang sudah meresahkan masyarakat," tegas Ikhwan.

(jw/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar