Koalisi Prabowo dan Jokowi 'Kompak' Soal Calon Kapolri

Selasa, 13 Januari 2015 | 10:16

detikNews - Jakarta - Koalisi Indonesia Hebat dan Koalisi Merah Putih di Dewan Perwakilan Rakyat dipastikan akan satu suara alias kompak. Kali ini soal pilihan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengajukan nama Komisaris Jenderal Budi Gunawan sebagai calon Kepala Kepolisian RI.

Lima hari setelah nama Komjen Budi diajukan ke DPR, nyaris tak terdengar suara menentang dari gedung parlemen.

Koalisi Merah Putih yang biasanya kritis atas kebijakan Jokowi, sepertinya akan bulat mendukung Komjen Budi menjadi Kapolri.

"Tampaknya tidak ada perbedaan di KMP terkait pencalonan Kapolri," kata Bendahara Umum Partai Golongan Karya pimpinan Aburizal Bakrie, Bambang Soesatyo, kepada wartawan, Selasa (13/1/2015).

Bambang tak memungkiri sosok Komjen Budi Gunawan punya kelemahan yang sempat dipertanyakan. KMP yang selama ini mendukung Prabowo Subianto menilai kelemahan yang dituduhkan itu sudah terklarifikasi.

"Kekurangannya antara lain soal isu rekening gendut. Namun itu kan sebatas isu, belum menjadi fakta hukum," kata Bambang.

Hal yang sama disampaikan anggota Fraksi Partai Demokrat (PD) Ruhut Sitompul. Dia menyebut rekan-rekannya di Komisi III telah mendukung penunjukan Budi Gunawan, termasuk anggota DPR dari KMP, yang biasanya kerap mengkritik Jokowi.

"Padahal mereka kan vokalis-vokalis di Komisi III kayak aku," ujar Ruhut.

Senin kemarin Surat Presiden Jokowi soal pencalonan Komjen Budi Gunawan sebagai calon tunggal Kapolri dibacakan di rapat paripurna DPR. Setelah surat dibacakan, tak ada interupsi baik dari kubu KIH maupun KMP.

Padahal di luar gedung DPR penolakan atas nama Komjen Budi sebagai calon Kapolri begitu kuat. Penolakan salah satunya datang dari sejumlah pegiat antikorupsi, termasuk Indonesia Corruption Watch. (erd/trq)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar