KNPI Sergai Minta Pemerintah Kaji Ulang Tarif Jalan Tol

KNPI Sergai Minta Pemerintah Kaji Ulang Tarif Jalan Tol

Ketua KNPI Kabupaten Serdang Bedagai, Muhammad Ziad Ananta

(eal)

Kamis, 8 Februari 2018 | 21:02

Analisadaily (Sergai) - Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Muhammad Ziad Ananta, meminta Kementerian PUPR agar mengkaji ulang tarif jalan tol yang baru diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.

Ananta meminta pemerintah agar lebih jeli dan memperhatikan berbagai aspek dalam menetapkan tarif tol Kualanamu-Sei Rampah, khususnya tol Lubuk Pakam-Sei Rampah dan arus sebaliknya Sei Rampah-Lubuk Pakam yang merupakan jalur utama penghubung Kota Medan dengan kabupaten/kota di luar Medan.

"Tarifnya cukup tinggi yaitu 29.000 untuk Golongan 1 dan 87.000 untuk Golongan 5. Kami minta pemerintah agar menurunkan tarif jalan tol Lubuk Pakam-Sei Rampah agar tidak hanya bisa dinikmati kalangan borjuis dengan mobil mewahnya," ujar Ananta, Kamis (8/2).

Menurutnya, selama ini kalangan masyarakat menengah ke bawah masih enggan menggunakan fasilitas jalan tol tersebut karena tarifnya cukup tinggi.

"Akibat tarif yang terlalu tinggi menyebabkan volume kendaraan yang menggunakan jalur non-tol cukup banyak yang kemudian berdampak pada banyaknya titik-titik kemacetan di Kabupaten Serdang Bedagai," jelasnya.

"Tarif Rp 981 per kilometer kami anggap terlalu tinggi sehingga masyarakat di Serdang Bedagai tidak merasakan efek maksimal dari program nasional ini. Kami menilai kalau tarif diturunkan volume kendaraan yang menggunakan jalur ini akan naik sehingga break event poin-nya akan lebih cepat dari sekarang," tandasnya.

(eal)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar