Kloter Pertama, Edy Rahmayadi Melepas 393 Calon Haji

Kloter Pertama, Edy Rahmayadi Melepas 393 Calon Haji

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, berangkatkan calon jemaah haji kloter 1 asal kota Medan, Jumat (12/7)

(jw/csp)

Jumat, 12 Juli 2019 | 18:26

Analisadaily (Medan) - Calon jemaah haji kloter 1 asal kota Medan berjumlah 393 orang diberangkatkan Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi pada Jumat (12/7). Sebelum dilepas, Edy berharap agar para jemaah mendoakan masyarakat Sumatera Utara.

"Jangan lupa doakan kami rakyat Sumut, di doakan di depan rumah Allah, Insya Allah akan dikabulkan semua doa bapak dan ibu. Insya Allah saudara semua akan jadi haji yang mabrur kerena itu cita-cita kita menjalankan ibadah haji. Kita harus ikhlas jangan lagi dengarkan apa cerita orang," kata Edy sebelum berangkat dari Kualanamu International Airport.

"Labbaik allahumma labbaik," ujar Gubernur memimpin jamaah, yang langsung disambut dengan ucapan Labbaik laa syarika laka labbaik. Innal hamda wanni’mata laka wal mulk laa syarika lak oleh para jamaah.

Gubernur Edy pun langsung turun sembari mendorong kursi roda seorang calhaj, nenek Jaliyah yang sudah berusia 98 tahun.

Embarkasi Medan secara keseluruhan akan memberangkatkan sebanyak 8.531 calon jemaah haji yang dibagi menjadi 22 kloter.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, Oscar Primadi, juga menganjurkan agar menjaga kesehatan. Apalagi dalam menjalankan ibadah haji para calhaj akan berhadapan dengan musim panas.

"Istirahat yang cukup, menjaga perilaku hidup sehat, cuci tangan dan makan tepat waktu. Makan makanan bergizi, perbanyak minum, minimal 200 ml setiap dua jam. Selain itu, pererat tali pesaudaraan sehingga dapat saling menjaga di sana," jelas Oscar.

Oscar mengingatkan agar tetap berkoordinasi dengan petugas kesehatan yang ada. Di sana akan bertemu dengan dua juta jemaah haji dari seluruh dunia, bertemu dengan orang banyak akan beresiko mudah tertular penyakit.

“Kita harus bisa beradaptasi dengan keadaan tersebut. Jaga kesehatan, serta hubungilah petugas dan klinik haji Indonesia yang ada di sana. Petugas kesehatan kita juga ada dokter spesialis, ada poliklinik ada ruang ICU," tambahnya.

(jw/csp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar