Kisah Driver Taksi Online Wanita Lulus Kuliah dengan Predikat Cumlaude

Kisah Driver Taksi Online Wanita Lulus Kuliah dengan Predikat Cumlaude

Rizky Aulia Hasyim

(rel/rzd)

Rabu, 10 Juli 2019 | 16:25

Analisadaily (Yogyakarta) - Rasa haru dan bangga bercampur menjadi satu ketika Rizky Aulia Hasyim lulus menyandang predikat cumlaude. Rizky tak kuasa membendung syukur karena bisa lulus dengan prestasi yang mengharumkan dirinya dan keluarga.

Rizky adalah seorang mahasiswa yang bekerja sambilan sebagai driver taksi online atau mitra pengemudi Grab. Dia terus berjuang mengarungi rintangan demi mencapai cita-cita yang akhirnya sudah lama diimpikan.

Rizky baru saja wisuda pada 29 Juni 2019 lalu. Saat momen berharga tersebut, dia mencuri perhatian khalayak dengan mengenakan toga unik yang berbeda dari toga teman-teman seangkatannya, yakni toga dengan selempang hijau bertuliskan ‘Grab’.

Sehari-hari, Rizky harus menjadi tulang punggung keluarga. Hidupnya yang serba kekurangan membuatnya bekerja ekstra demi memenuhi nafkah. Ayah Rizky, keluar dari pekerjaannya karena terbentur masalah internal.

Sementara sang ibu hanyalah seorang ibu rumah tangga. Rizky harus menjadi tulang punggung keluarga dan juga menyekolahkan kedua adiknya yang masih menimba ilmu di Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Dasar (SD).

Dengan tanggungan yang besar, wanita asal Yogyakarta ini memilih menjadi mitra pengemudi Grab pada layanan roda empat (GrabCar) sembari menekuni studinya sebagai mahasiswi jurusan Ekonomi Islam di Universitas Islam Indonesia.

Rizky bisa lulus tepat waktu dengan predikat terbaik di universitasnya, di tengah kesibukan yang ia jalani sebagai mitra pengemudi dan juga sebagai seorang guru les. Sedari semester awal, dia memang sudah terbiasa bekerja sambil kuliah sebagai guru les privat.

“Saya sudah 1,5 tahun menjadi mitra pengemudi Grab. Bergabung dengan Grab pada saat semester 6. Saya berpikir kalau pekerjaan seperti ini waktunya bisa diatur, apalagi pendapatannya juga bisa kita taksir,” jelas Rizky, dalam keterangan tertulis diperoleh Analisadaily.com, Rabu (10/7).

Pendapatan Rizky bertambah saat bergabung sebagai mitra pengemudi Grab. Meski menjadi mitra pengemudi Grab secara paruh waktu, pendapatan maksimal yang diperoleh Rizky bisa mencapai kisaran Rp 300 ribu per hari, dengan total sekitar Rp 8 juta setiap bulannya.

“Paman saya menawarkan untuk jadi mitra pengemudi di GrabCar. Karena saya ada tanggungan bayar cicilan mobil dan harus menafkahi keluarga, saya langsung daftar. Dari situ, saya sudah mulai mengurangi jadwal mengajar les privat,” kenangnya.

Berselang setahun bergabung menjadi mitra pengemudi Grab, Rizky akhirnya memutuskan untuk keluar dari tempat ia mengajar les privat. Bukan karena masalah waktu, melainkan karena dia memilih untuk mendirikan tempat mengajar les privat sendiri.

“Saya juga ingin punya usaha, sudah lama saya ikut orang di tempat mengajar les privat, dan sekarang gantian mau merasakan mengelola tempat les sendiri,” tandas wanita kelahiran 22 April 1997 ini.

(rel/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar