KH Zulfiqar Hajar: Banyak Perubahan Fasilitas di Tanah Suci

KH Zulfiqar Hajar: Banyak Perubahan Fasilitas di Tanah Suci

(Istimewa)

(hers/rzd)

Kamis, 5 September 2019 | 18:36

Analisadaily (Medan) - Pimpinan Majelis Taklim/KBIH Jabal Noor Medan, Al-Ustaz KH Zulfiqar Hajar Lc mengatakan, banyak perubahan fasilitas di Tanah Suci pada tahun 2019. Hal ini dikatakannya tentang  perubahan di Tanah Suci pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1440 H/2019.

Menurutnya, pada beberapa tahun lalu ada namanya Gedung Asmaul Husna yang berdekatan dengan Muvin Pik di Madinah, kini dihancurkan sampai rata dengan tanah hingga ke ujung bangunannya. Ada bangunan yang tidak boleh dihancurkan, Gedung Bani Saqifah dan Bani Saidah.

“Di Madinah sekarang ada Gedung Museum Alquran yang sudah berdiri sejak zaman Khalifah Utsman bin Affan RA,” katanya, Kamis (5/9).

Ketika berbicara tentang program haji Majelis Taklim/KBIH Jabal Noor tahun 1440 H/2019 M ini, menurutnya berjalan sesuai program, bahkan seluruh program kegiatan berjalan lancar seperti program ke Bukit Noor (Jabal Noor) yang di puncaknya terdapat Gua Hira.

Diceritakanya, ada seorang jemaah Jabal Noor bernama Zeni berusia 87 tahun ikut naik sampai ke puncak Jabal Noor, namun dia tidak bisa masuk ke Gua Hira, karena ramai dan padatnya jemaah lain.

“Sebenarnya dia tidak wajar mendaki bukit setinggi itu, namun dia merasa senang akhirnya ikut mendaki. Bahkan, sekembalinya dari mendaki dia semakin sehat. Karenanya, dia merasa gembira,” jelasnya.

KH Zulfiqar Hajar juga menjelaskan tentang rombongan berziarah ke Kota Thaif, dan sekarang jemaah Haji yang ke Mina untuk melontar jumroh tanpa singgah di Muzdalifah lagi. Berdasarkan penetapan Pemerintah Arab Saudi Mina Jadid itu juga Muzdalifah.

“Masalah ini perlu dibahas ahli-ahli hukum Islam di Indonesia. Mengenai ziarah ke Raudhah sekarang diberlakukan 3 shift,” sebutnya.

Pada bagian akhir penjelasanya, KH Zulfiqar Hajar mengatakan, dia bersama istri Umi Hj Siti Madurah akan membawa rombongan jamaah umrah selama 13 hari mulai 3 November menumpang pesawat udara Saudi Arabian.

(hers/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar