Ketidakpastian Global Mendorong Pelemahan IHSG

Ketidakpastian Global Mendorong Pelemahan IHSG

Ilustrasi (Berbagai Sumber)

(rel/rzd)

Jumat, 20 Juli 2018 | 18:23

Analisadaily (Medan) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat (20/7), berada di teritori negatif sebelum akhirnya mengalami penguatan tipis sebesar 1,7 poin atau naik 0,029 % di level 5.872, di akhir perdagangan.

Analis Pasar Modal, Gunawan Benjamin mengatakan, pada perdagangan hari ini tampak sepi dimana nilai transaksi saham yang terjadi hanya sebesar Rp 5,7 triliun, dimana pada biasanya nilai transaksi IHSG mencapai Rp 7 triliun.

“Sepinya transaksi saham hari ini disinyalir oleh ketidakpastian global yang mendorong pelemahan IHSG. Investor cenderung melakukan wait and see,” kata Gunawan.

Tak hanya itu, pelemahan Rupiah hari ini memberikan sentimen negatif bagi pelaku pasar, dimana Rupiah saat ini sudah berada di level Rp 14.521. Dalam Rapat Gubernur kemarin, BI menahan suku bunga acuan 7-Day Reverse Repo Rate di 5,25 %. Pasalnya, BI sudah melakukan 3 kali kenaikan di tahun ini.

Bursa Wall Street pada perdagangan kemarin mengalami pelemahan, dimana Dow Jones melemah 0,53 %, Nasdaq melemah 0,37 %, S&P 500 melemah 0,39 % dan NYSE melemah 0,23 %. Di sisi lain, AS saat ini berbeda pendapat dengan The Fed, dimana dalam komentarnya, Trump memberikan pernyataan dirinya tidak terlalu senang apabila The Fed terus menerus menaikkan suku bunga acuan.

“Namun di sisi lain, Trump menetralkan komentarnya dengan argument bahwa dirinya membiarkan The Fed melakukan kebijakan yang terbaik menurutnya,” terang Gunawan.

Dengan adanya komentar tersebut, pelaku pasar secara global merespons dengan berbagai pandangan, dimana di satu sisi pasar menilai bahwa Trump tak seharusnya mengkritisi The Fed sebagai lembaga yang independent.

“Dan di sisi lain, pasar juga mulai khawatir akibat kenaikan suku bunga acuan yang terus menerus terjadi,” teragnya.

(rel/rzd)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar