Kerusuhan di Taput, 14 Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka

Kerusuhan di Taput, 14 Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka

Kantor Panwaslih Tapanuli Utara, Jumat (20/7)

(jw/csp)

Jumat, 20 Juli 2018 | 12:33

Analisadaily (Medan) – Kepolisain Resor Tapanulis Utara menetapkan 14 orang sebagai tersangka terkait kasus penyerangan Kantor Panitia Pengawas Pemilihan di Tapanuli Utara, Senin (16/7).

Kasubbag Humas Polres Taput, Aiptu Walpon Barimbing mengatakan, dari 17 orang yang diamankan 14 orang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

"Para tersangka sudah kita serahkan kepada Polda Sumut. Sementara, yang tiga lagi kita lepaskan, karena tidak cukup bukti keterlibatan mereka. Makanya setelah menjalani pemeriksaan kita pulangkan yang tiga orang itu,” katanya, Jumat (20/7).

Menurut Walpon Barimbing, ke-14 tersangka diduga melakukan pengrusakan saat kisruh terkait Pilkada Taput di depan Kantor Panwaslih.

“Mereka mengatasnamakan masyarakat peduli keadilan. Jadi mereka tidak ada menggiring masalah paslon-paslon Bupati," ungkapnya.

Dari berita sebelumnya, aksi demonstrasi terjadi pada Senin (16/7). Saat itu, ratusan massa melakukan aksinya dengan membawa peti mati dan membakar ban di tengah jalan. Mereka memprotes penanganan Panwaslih terhadap dugaan kecurangan pada pelaksanaan Pilkada Taput.

Selain itu, massa juga memblokir Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Sipoholon–Tarutung. Mereka juga melempari  Kantor Panwaslih Taput dengan batu dan bom molotov. Akibatnya kantor pengawas pemilu itu rusak.

(jw/csp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar