Kerajaan Purba Pakpak Diusulkan Masuk FSKN

Kerajaan Purba Pakpak Diusulkan Masuk FSKN

Perwakilan keturunan marga Purba Pakpak dalam pertemuan dengan Ketua Dewan Pembina FSKN

(jw/eal)

Kamis, 9 Agustus 2018 | 09:42

Analisadaily (Jakarta) - Beberapa perwakilan keturunan marga Purba Pakpak menggelar pertemuan dengan Ketua Dewan Pembina Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN), Letjend TNI (Purn) Nono Sampono di Gedung DPD RI, Jakarta.

Dalam pertemuan itu, mereka mengusulkan agar Istana Kerajaan Purba Pakpak di Kabupaten Simalungun masuk menjadi bagian FSKN.

Pertemuan Dewan Pembinaan FSKN itu juga dihadiri oleh Anggota DPD RI asal Sumatera Utara, Parlindungan Purba. Kemudian ada juga keturunan Raja Purba Pakpak seperti Arifin Purba Pakpak, Alison Purba, Marim Purba dan Tonny Saritua Purba Pakpak.

"Dalam pertemuan tersebut kita meminta arahan mengenai syarat agar diregister dalam FSKN," kata Tonny Saritua Purba Pakpak, Kamis (9/8).

Tonny menjelaskan bahwa dalam pertemuan tersebut pihaknya mendapat informasi agar mempersiapkan beberapa hal yang akan mendukung proses registrasi Kerajaan Purba Pakpak dalam FSKN, seperti bukti aset keberadaan Kerajaan Purba Pakpak baik istana maupun bentuk fisik lain yang akan menjadi bukti adanya kerajaan tersebut.

"Selain itu juga cerita sejarah terkait kerajaan tersebut, legalitas adat salah satunya seperti perkumpulan (punguan) sebagai syarat menjadi member termasuk struktur silsilah keturunan dari kerajaan tersebut," jelasnya.

"Artinya kita akan mengupayakan semua syarat itu. Ini akan kita sampaikan kepada pengurus perkumpulan (tuppuan) Purba Pakpak," sambung Tonny.

Tonny juga mengungkapkan bahwa kehadiran beberapa perwakilan marga Purba Pakpak sangat diapresiasi oleh Dewan Pembina FSKN, Nono Sampono. Bahkan Nono akan menjadwalkan kunjungan langsung ke Rumah Bolon Purba Pakpak di Pematang Purba, Kabupaten Simalungun bersama Parlindungan Purba pada 7 September 2018 mendatang.

"Bagi Purba Pakpak, agenda ini sangat penting mengingat kunjungan ini akan semakin meyakinkan Nono tentang Kerajaan Purba Pakpak yang ada di tanah Habonaron Do Bona," ungkapnya.

Dengan kunjungan Dewan Pembina FSKN nantinya, Kerajaan Purba Pakpak bisa semakin dikenal di Indonesia.

"Kita sangat berharap ini awal baik untuk memperkenalkan Kerajaan Purba Pakpak kepada masyarakat Indonesia sekaligus kita berharap dapat ikut serta dalam Kirab Kebudayaan pada Oktober 2018 di Sumenep, Madura," pungkas Tonny.

(jw/eal)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar