Kendalikan Narkoba dari Dalam Lapas Tanjung Gusta, Seorang Napi Diringkus BNN

Kendalikan Narkoba dari Dalam Lapas Tanjung Gusta, Seorang Napi Diringkus BNN

Narapidana yang diamankan BNN

(jw/rzd)

Selasa, 1 Oktober 2019 | 21:27

Analisadaily (Medan) - Seorang narapidana (napi) yang menghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tanjung Gusta, Medan, diamankan personel Badan Narkotika Nasional (BNN).

Napi yang diamankan bernama Aya Radi. Penangkapan itu merupakan bagian dari rangkaian pengungkapan kasus penyeludupan narkoba seberat 16 Kg asal Malaysia yang dibawa melalui jalur laut, yang diungkap BNN di Jalan Raya Paya Pasir, Serdang Bedagai.

Deputi Pemberantasan BNN RI, Irjen Pol Arman Depari mengatakan, pengungkapan kasus ini dilakukan oleh BNN setelah rangkaian penyelidikan. Pengungkapan awal, petugas berhasil mengamankan tiga orang kurir, Warda, Rivai dan Juwanda.

Mereka membawa narkoba dari Malaysia dan masuk melalui Kabupaten Batubara, Sumatera Utara (Sumut), Indonesia.

"Dari ketiganya petugas meyita 10 bungkusan sabu dengan masing-masing seberat 1 Kilogram," katanya, Selasa (1/10).

Selanjutnya petugas melakukan pengembangan di lokasi lain dan berhasil menangkap 4 orang lainnya, Didik, Imam, Aprianda, dan Aya. Dari mereka petugas menemukan 6 bungkusan plastik berisi sabu dengan berat masing-masing 1 Kilogram.

"Rencananya sabu tersebut akan diedarkan di wilayah Medan, Pekanbaru, dan Palembang sekitarnya," ungkap Arman.

Petugas kemudian memintai keterangan para pelaku. Hasilnya diketahui penyeludupan sabu tersebut dikendalikan Aya Radi yang saat ini masih menghuni Lapas Tanjung Gusta. Selanjutnya, yang bersangkutan langsung dijemput dari lapas tersebut dan dibawa ke Jakarta.

"Hari ini napi tersebut dijemput dari LP untuk diminta keterangan dan selanjutnya akan dibawa ke BNN pusat," jelas Arman.

(jw/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar