Kemenpar Gandeng Grab Majukan Pariwisata Danau Toba

Kemenpar Gandeng Grab Majukan Pariwisata Danau Toba

Peresmian operasional Grab Toba

(rzp/eal)

Jumat, 6 September 2019 | 20:18

Analisadaily (Tobasa) - Grab meresmikan operasional Grab Toba dan jalin kerja sama strategis dengan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) melalui Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) untuk dukung sektor pariwisata Danau Toba dan sekitarnya.

Sebagai bagian dari kerja sama, Dinas Pariwisata Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) melatih 300 mitra pengemudi GrabRent Toba untuk menjadi pemandu wisata. Grab turut mempromosikan destinasi wisata Danau Toba kepada lebih dari 155 juta pengguna di lebih dari 8 negara Asia Tenggara.

Grab meresmikan operasional Grab Toba dan menandatangani nota kesepahaman kerja sama untuk percepatan pengembangan pariwisata Danau Toba. Kerja sama diharapkan dapat menggenjot pengunjung dari dalam dan luar negeri.

Peresmian operasional Grab Toba dilakukan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, Direktur BPODT, Arie Prasetyo, dan President of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata, disaksikan sejumlah kepala daerah sekitar kawasan Danau Toba di Laguboti, Tobasa.

Luhut mengatakan, kerja sama ini merupakan bentuk konkrit dari komitmen Grab membantu percepatan pengembangan sektor pariwisata di Danau Toba, yang merupakan salah satu dari 5 destinasi super prioritas di Indonesia.

"Hal ini sangat saya apresiasi, karena sejalan dengan instruksi Presiden Jokowi untuk memprioritaskan pembangunan 5 destinasi wisata secara lintas sektor dan terintegrasi pada tahun 2020," kata Luhut, Jumat (6/9).

Sementara Direktur BPODT, Arie Prasetyo yang mewakili Kemenpar menyebut, kerja sama ini merupakan kelanjutan dari kolaborasi Kemenoar dan Grab dalam mendukung program Wonderful Indonesia. Setelah hadirnya layanan Grab di bandara Silangit, melalui kerja sama ini diharapkan dapat membantu merealisasikan target kunjungan 1 juta wisatawan ke Danau Toba.

"Sekaligus mendukung target pemerintah untuk mendatangkan 20 juta wisatawan mancanegara pada tahun ini," ucapnya.

President Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata menambahkan, pihaknya senang dapat menerima kepercayaan serta dukungan Kemenpar, dan merasa terhormat untuk dapat berperan dalam mempromosikan pariwisata Danau Toba kepada para turis dan jutaan pengguna di seluruh Asia Tenggara.

Melalui operasional Grab Toba, pihaknya menawarkan layanan GrabRent yang sangat cocok bagi wisatawan di Danau Toba, yang membutuhkan sarana transportasi yang dapat dipakai untuk mengunjungi beberapa tempat wisata sekaligus, serta mitra pengemudi Grab Toba yang sudah mendapatkan pelatihan menjadi pemandu wisata.

"Selain itu, rekomendasi wisata dan makanan lokal dan keuntungan lainnya juga kami hadirkan dalam aplikasi untuk mendapatkan pengalaman wisata yang berkesan, dan dapat diakses hanya dari satu aplikasi saja," ungkapnya.

Melalui operasional Grab Toba dan kerja sama ini, Grab menawarkan berbagai inisiatif untuk menyediakan lebih banyak pengalaman terbaik bagi wisatawan domestik dan mancanegara yang berkunjung ke Danau Toba dan sekitarnya.

(rzp/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar