Keluarga Korban Terorisme di Mapolda Sumut Terima Kompensasi

Keluarga  Korban Terorisme di Mapolda Sumut Terima Kompensasi

Penyerahan kompensasi kepada keluarga korban aksi terorisme di Polda Sumut, Mianna (baju pink) di Mapolda Sumatera Utara, Jumat (14/9)

(jw/csp)

Jumat, 14 September 2018 | 15:44

Analisadaily (Medan) - Keluarga korban aksi terorisme yang terjadi di Mapolda Sumut pada Juni 2017, Ipda (anumerta) Martua Sigalingging, menerima kompensasi dari negara sebesar Rp 610.000.000, Jumat (14/9).

"Keluarga korban sudah mendapatkan putusan pengadilan mendapatkan kompensasi dan itu kita berikan," kata Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Lili Pintauli Siregar di Mapolda Sumut.

Lili menuturkan, selain uang, LPSK juga memberikan layanan psikososial. Memfasilitasi permitaan keluarga kepada Pemerintah Kota Padang Sidempuan, agar anak-anak korban dibebaskan dari biaya pendidikan.

Lalu, lanjut Lili, permintaan untuk menjadi anggota Polri, ini kan telah diberikan. Itu anaknya sedang menjalani pendidikan. Untuk permintaan bantuan modal. Mianna sudah berdagang sebelum suaminya meninggal dunia.

“Karena itu, ia perlu pelatihan untuk mengembangkan usaha," sambung Lili.

Miana menyampaikan terima kasih setelah menerima kompensasi tersebut.  "Anak-anak masih kecil-kecil, semua masih sekolah. Saya mengucapkan berterima kasih banyak kepada semua yang ada di sini," ucap sambil menangis.

Sebelumnya, LPSK memfasilitasi saksi korban saat perkara itu disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Mereka menjemput dan membawa keluarga korban dari Kota Padang Sidempuan dan menghadirkannya ke ruang sidang hingga memberikan keamanan sampai pulang.

Pemberian kompensasi kepada keluarga korban amanat UU No 31 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU No 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban. Bukan hanya terhadap korban tindak pidana terorisme, kompensasi ini juga berlaku pada korban tindak pidana umum lainnya.

Khusus untuk korban tindak pidana terorisme, kompensasi juga diatur dalam UU Terorisme No 5 Tahun 2018.

Ipda (anumerta) Martua Sigalingging, merupakan korban meninggal dalam aksi terorisme di Polda Sumut, Minggu (25/6) pukul 03.00 WIB. Kejadian itu menewaskan dua terduga teroris yang menyerang pos penjagaan di Polda Sumut.

(jw/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar