Kejatisu Didesak Usut Dugaan Korupsi di Disdik Medan

Kejatisu Didesak Usut Dugaan Korupsi di Disdik Medan

Delapan orang demonstran dari JMM Sumut berunjukrasa di depan Kantor Kejatisu, Kamis (14/9)

(dgh/eal)

Kamis, 14 September 2017 | 16:09

Analisadaily (Medan) - Sebanyak delapan orang massa dari Jaringan Masyarakat Mandiri (JMM) Sumut berunjukrasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Jalan AH. Nasution, Medan, Kamis (14/9).

Mereka menuntut agar Kejatisu segera mengusut tuntas dugaan korupsi di Dinas Pendidikan Kota Medan.

Dalam aksinya, massa juga membawa poster bertuliskan daftar tuntutan lain, yakni komputer UNBK SMA/SMK di Medan untuk masa depan bangsa jangan dirampok. Kemudian, massa mendesak agar Abdul Johan Batubara sebagai KPA bertanggung jawab.

"Kami meminta kepada penegak hukum agar segera memeriksa KPA yakni Abdul Johan Batubara dan Juliadi dari PPATK terkait dugaan mark-up proyek pengadaan Laboratorium Komputer untuk SMA dan SMK di Kota Medan tahun anggaran 2016," kata Koordinator Aksi, Fahrul Rozi Harahap.

Lebih jauh, Rozi meminta Kejatisu agar segera memeriksa rekanan (kontraktor) dalam proyek pengadaan Laboratorium Komputer untuk SMA dan SMK di Kota Medan tahun 2016 yang bersumber dari APBD Kota Medan.

"Kami meminta kepada Walikota Medan agar segera memberhentikan saudara Abdul Johan Batubara sebagai Kabid Program di Dinas Pendidikan Kota Medan. Karena ada dugaan keterlibatannya dalam mark-up proyek di dinas tersebut," timpal Anwar Sipahutar, Koordinator Lapangan.

Aspirasi massa diterima oleh Kasi Penkum Kejatisu, Sumanggar Siagian. Sumanggar menyampaikan, aspirasi massa akan disampaikannya ke pimpinan dan informasi yang disampaikan ini sangat membantu apabila ada data-data pendukung untuk bisa diproses lebih lanjut.

"Tak berapa lama, massa pun membubarkan diri dengan tertib. Selama pelaksanaan aksi, tim dari Polsek Delitua aktif menjaga jalannya aksi. Unjukrasa itu berlangsung dengan aman dan terkendali," kata Kapolsek Delitua, Kompol Wira Prayatna.

(dgh/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar