Kecelakaan Kereta Api Bandara Vs Mobil Sebabkan 9 Orang Luka-Luka

Kecelakaan Kereta Api Bandara Vs Mobil Sebabkan 9 Orang Luka-Luka

Mobil hitam yang terlibat kecelakaan dengan kereta api bandara, Jumat (26/7)

(jw/rzd)

Jumat, 26 Juli 2019 | 20:43

Analisadaily (Medan) - Kecelakaan yang melibatkan kereta api bandara PT Railink dengan mobil di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Medan Kota, tepatnya di dekat Kantor PDAM Tirtanadi menyebabkan 9 orang yang berada di dalam mobil luka-luka.

Informasi diperoleh Analisadaily.com, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Saat itu mobil merek Wuling berwarna Hitam dengan nomor polisi BK 1503 WX melintas ketika palang perlintasan kereta api akan tertutup.

"Mobil itu tadi dari arah Pasar Sambas mau menuju ke arah Jalan Pandu dan melawan arah. Padahal pintu perlintasan sudah mau tertutup. Tiba-tiba, kereta api lewat dan langsung menabrak mobil," kata Satpam PDAM Tirtanadi, Nasril, yang menyaksikan kejadian, Jumat (26/7).

Nasril juga mengatakan, saat kejadian itu dirinya melihat ada beberapa orang sedang berada di dalam mobil. "Sekitar tujuh orang di dalam mobil. Ada dua di depan, tengah tiga dan dua di belakang. Saat keluar, ada yang kesakitan di kepala. Pasti ada luka itu," ucapnya.

Sesaat setelah tabrakan terjadi, kereta api bandara berhenti dan mobil ditarik ke depan sebuah gedung kampus. Bagian belakang mobil terlihat hancur, kaca samping kanan dan kiri juga pecah.

Selain mobil, sepeda motor yang dikendarai pengemudi ojek online juga mengalami luka di kakinya, setelah sepeda motornya disenggol mobil yang terlibat tabrakan dengan kereta api bandara tersebut.

Korban yang mengalami luka-luka langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan. Akibat kejadian tersebut, kemacetan terjadi di sekitar lokasi. Terlihat juga bagian depan kereta api bandara mengalami pecah kaca.

Beberapa orang petugas kereta api juga tampak sibuk memperbaiki kerusakan di bagian yang rusak. Sementara pihak kepolisian sibuk mengatur arus lalu lintas.

(jw/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar