Kebakaran Hutan di 4 Kabupaten Sebabkan Kabut Asap Menyelimuti Kota Medan

Kebakaran Hutan di 4 Kabupaten Sebabkan Kabut Asap Menyelimuti Kota Medan

Kabut asap menyelimuti Kota Medan

(jw/eal)

Rabu, 18 September 2019 | 19:50

Analisadaily (Medan) - Sejak pagi tadi Kota Medan dan sekitarnya diselimuti kabut asap akibat kebakaran hutan di sejumlah kabupaten.

Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan, Edison Kurniawan, mengatakan pihaknya menemukan enam titik panas (hotspot) di sejumlah daerah, yakni Kabupaten Asahan, Humbang Hasundutan, Padang Lawas Utara dan Labuhanbatu.

"BBMKG pada hari ini melalui satelit Tera dan Aqua melihat ada 6 titik panas dengan tingkat kepercayaan kurang dari 50 persen," kata Edison, Rabu (18/9) malam.

Edison menjelaskan arah angin saat ini terpantau bertiup dari Tenggara sampai Barat Daya. Hal ini membuat kabut asap juga ikut bergerak ke arah Kota Medan dan Deli Serdang. Kabut asap yang menyelimuti Medan dan Deli Serdang dipastikan dari titik api yang ada di empat kabupaten tersebut.

"Dari pengamatan saat ini, kelembaban udara cukup tinggi sekitar 80 persen. Kemudian suhu udara 27 derajat celcius. Dengan kelembaban dan suhu udara tersebut mengindikasi bahwa kabut ini masih bertahan dari pagi hingga siang hari. Sementara itu, kabut diprediksi berkurang pada sore hari," jelasnya.

Terkait hal tersebut, Edison berharap pemerintah kabupaten tersebut bisa cepat tanggap dalam mengatasi Karhutla. Masyarakat juga diminta waspada.

"Saya berharap agar pemerintah kabupaten/kota mewaspadai munculnya titik panas atau hotspot yang ada di beberapa titik di wilayah Sumatera Utara, meskipun Sumatera Utara pada Agustus hingga September sudah ada yang memasuki musim penghujan," ucapnya.

Edison mengungkapkan bahwa kebakaran hutan sempat terjadi di Tapanuli Tengah pada Selasa (17/9). Namun titik api sudah tidak terdeteksi satelit hari ini karena sudah padam.

"Tadi malam hutan di Tapteng terbakar dan terpantau di satelit, tapi hari ini sudah tidak ada lagi. Sudah ditanggulangi, karena sudah turun hujan," tuturnya.

"Saya mengimbau kepada masyarakat di wilayah Sumatera Utara dan sekitarnya mengingat masih munculnya titik panas di beberapa wilayah Sumatera Utara dan cenderung lebih sedikit dari di Riau karena di sebagian wilayah sudah memasuki musim penghujan. Tolong dihindari kegiatan yang dapat memicu terjadinya kebakaran hutan, jangan buang puntung rokok sembarangan, dan dijaga kelestarian hutannya," imbau Edison.

(jw/eal)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar