Ke Rumah Duka, Bupati Samosir Turut Prihatin

Ke Rumah Duka, Bupati Samosir Turut Prihatin

Bupati Kabupaten Samosir, Rapidin Simbolon, menyampaikan turut prihatin saat melayat ke rumah duka, Kamis (15/11)

(jw/csp)

Kamis, 15 November 2018 | 14:46

Analisadaily (Medan) - Bupati Kabupaten Samosir, Rapidin Simbolon, mengutuk keras tindakan pembunuhan satu keluarga yang dialami warganya di Kota Bekasi, Selasa (13/11) lalu.

"Saya selaku Bupati Samosir sangat mengutuk keras perbuatan jahat, biadab dan sungguh tidak berperikemanusiaan itu," kata Bupati Rapidin kepada Analisadaily.com, saat dihubungi via telepon, Kamis (15/11).

"Warga saya empat orang, yaitu pasangan suami istri dan dua anak mereka yang masih kecil menjadi korban kebiadaban pelaku," sambungnya.

Rapidin turut prihatin dan menyampaikan duka yg mendalam atas tragedi tersebut yang melukai hati seluruh keluarga dan warga Samosir.

"Semoga keluarga tabah dan mendapat penghiburan dari Tuhan. Dan, harapan kita aparat keamanannya secepatnya mengungkap pelaku pembunuhan terhadap saudara kita ini," harapnya.

Polisi juga terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pembunuhan itu. Polda Metro Jaya juga sudah membentuk tim khusus untuk mengusut kasus tersebut.

Diberitakan sebelumnya, jenazah satu keluarga yang menjadi korban pembunuhan di Bekasi tiba di rumah duka, di Hariara Tolu, Desa Parsaoran I, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir sekitar pukul 07.00 WIB.

Keempat jenazah, Diperum Nainggolan (38) dan Maya Ambarita (37), dan kedua anaknya, Sarah Nainggolan (9), Arya Nainggolan (7) dibawa menggunakan ambulance langsung dari Bandara Kualanamu, Deliserdang, Rabu (14/11) malam.

(jw/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar