Kasus Suap di DPRD Sumut, Penyidikan 4 Tersangka Selesai

Kasus Suap di DPRD Sumut, Penyidikan 4 Tersangka Selesai

Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah (kiri) saat menyampaikan keteragan, Senin (5/11) (Twitter KPK)

(rel/csp)

Senin, 5 November 2018 | 18:11

Analisadaily (Jakarta) - Penyidikan terhadap 4 tersangka kasus suap terhadap anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara periode 2009-2014 dan 2014-2019 telah selesai.

Selanjutnya dilakukan pelimpahan berkas, barang bukti dan tersangka ke penuntutan tahap 2.

Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, keempatnya yaitu MSF, ANN, SSN dan AZU. Persidangan terhadap tersangka akan dilaksanakan di PN Tipikor Jakarta Pusat.

Dalam kasus suap oleh mantan Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho ini, lanjut Febri, jumlah saksi yang diperiksa sekitar 175 orang. Keempat tersangka sekurang-kurangnya 2 – 3 kali diperiksa dalam kapasitas sebagai tersangka sejak Julli – Oktober 2018.

Unsur saksi antara lain, anggota DPRD Sumut periode 2009-2014, Kepala Biro Keuangan Sekretariat Daerah Sumatera Utara. Ada juga Kepala Biro Hukum Setda Provsu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Dosen UIN Sumut dan Swasta.

“Sampai hari ini total penyidikan terhadap 12 orang DPRD Sumut telah selesai dan dilanjutkan proses penuntutan. Dalam waktu dekat akan dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor di Jakarta Pusat,” sambung Febri.

Adapun kedua belas tersangka, yaitu RIJAL SIRAIT (RST), FADLY NURZAL (FN), ROOSLYNDA MARPAUNG (RMP), RINAWATI SIANTURI (RSI), TIAISAH RITONGA (TIR), Muslim Simbolon (MSI), Sonny Firdaus (SF), Helmiati (HEI), Mustofawiyah (MSF), Arifin Nainggolan (ANN), Sopar Siburian (SSN), Analisman Zalukhu (AZU).

Febri menambahkan, Sopar Siburian (SSN) telah mengajukan diri sebagai Justice Collaborator pada Penyidik. Pengajuan sedang dalam proses pertimbangan.

“Pada dasaranya KPK menghargai pengajuan tersebut, karena yang bersangkutan selama proses hukum ini cukup kooperatif dan telah mengembalikan uang yang diduga pernah ia terima,” tambah Febri.

(rel/csp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar