Kapten Jan Hotlan Tinggalkan Satu Istri dan Dua Anak

Keluarga Minta Kapten Jan Hotlan Dimakamkan di Kampung Halaman

Kapten Jan Hotlan Tinggalkan Satu Istri dan Dua Anak

Jenazah Kapten Jan Hotlan Saragih disemayamkan di Lanud Soewondo, Medan, Senin (19/12)

(jw/eal)

Senin, 19 Desember 2016 | 14:38

Analisadaily (Medan) - Kapten Penerbang Jan Hotlan Farlin Saragih merupakan salah satu korban tewas akibat jatuhnya pesawat Hercules C-130 nomor A-1334 milik TNI AU  di Gunung Lisuwa, Distrik Minimo, Kabupaten Jayawijaya, Minggu (18/12).

Kapten Jan Hotlan Farlin Saragih meninggalkan satu orang istri dan dua orang anak laki-laki. Istri korban bernama Bripka Hotriani Kristina br. Purba serta dua anak laki-lakinya bernama Immanuel Saragih (4) dan Gabriel Saragih (2).

Saat jenazah Kapten Pnb. Jan Hotlan Farlin Saragih tiba di Lanud Soewondo, Medan, Bripka Hotriani Kristina tampak lemas dan terus menangis di atas kursi roda dengan dibantu alat pernapasan.

"Tuhan, aku nggak kuat," jeritnya melihat jenazah suaminya disemayamkan di hangar Lanud Soewondo, Medan, Senin (19/12).

Terlihat, dua anak dari mendiang Kapten Pnb. Jan Hotlan Farlin Saragih digendong oleh perwira angkatan udara.

Sementara adik sepupu korban, Hesty Sipayung mengatakan, jenazah Kapten Pnb. Jan Hotlan Farlin Saragih, akan dibawa ke kampung halaman karena permintaan keluarga.

Istri Kapten Jan Hotlan Saragih (di atas kursi roda)

Istri Kapten Jan Hotlan Saragih (di atas kursi roda)

"Ini permintaan keluarga agar mendiang dikubur di kampung di Dusun Pagar Jandi, Desa Mariah Buttu, Kecamatan Silau Kahaean, Kabupaten Simalungun," ujar Hesty sambil menangis.

Usai dilepas secara militer, selanjutnya jenazah Kapten Pnb. Jan Hotlan Farlin Saragih diberangkatkan ke kampung halamannya di Dusun Pagar Jandi, Desa Mariah Buttu, Kecamatan Silau Kahaean, Kabupaten Simalungun.

(jw/eal)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar