Kapolri: Selama Ngunduh Mantu Waspadai Terorisme

Kapolri: Selama Ngunduh Mantu Waspadai Terorisme

Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian di Mapolrestabes Medan, Jumat (24/11)

(yy/eal)

Jumat, 24 November 2017 | 16:33

Analisadaily (Medan) - Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian menekankan pada seluruh personel yang melakukan pengamanan dalam prosesi ngunduh mantu putri Presiden Joko Widodo agar mewaspadai aksi terorisme.

Hal itu disampaikannya mengingat Sumatera Utara khususnya Kota Medan sudah beberapa kali terjadi aksi teror.

"Rencana pengamanan ngunduh mantu saya lihat sudah cukup baik. Begitu juga dengan koordinasi lintas instansi seperti Kodam I/BB juga sudah cukup baik. Kita harapkan jangan sampai ada gangguan keamanan terutama terorisme. Karena kita ketahui di Medan sudah beberapa kali terjadi aksi teror," jelas Kapolri usai menggelar rapat rencana persiapan pengamanan ngunduh mantu di Mapolrestabes Medan, Jumat (24/11).

Untuk mengantisipasi hal tersebut, lanjut Kapolri, pihaknya telah menurunkan tim dari jajaran Intel, Densus, Reserse, Mabes dan Polda. Selain itu, kelancaran arus lalu lintas juga menjadi fokus perhatian.

"Kita berusaha membuat rekayasa lalu lintas agar tidak mengganggu kenyamanan publik secara signifikan. Mungkin yang agak rawan macet nanti saat kirab budaya. Dalam hal ini saya minta ada jajaran Poldasu dan Polrestabes Medan untuk mensosialisasikan akan ada rekayasa lalu lintas," ucapnya.

Sosialisasi itu menurut Kapolri bisa dilakukan melalui media cetak dan elektronik agar masyarakat mengetahui akan adanya rekayasa lalu lintas, penyediaan kantong parkir dan pengalihan arus.

"Publik harus tahu bahwa mereka harus parkir di kantong parkir bukan di lokasi acara yang nantinya bakal menyebabkan kemacetan," sebutnya.

Kapolri juga mengimbau pada jajaran Poldasu dan Polrestabes Medan agar mewaspadai kejahatan konvensional di kantong parkir seperti copet, jambret dan pencurian kendaraan bermotor. Jangan sampai masyarakat yang memarkirkan kendaraannya di kantong parkir hilang.

"Jangan sampai masyarakat yang ingin mengambil kendaraannya kacanya pecah, mobilnya hilang. Jangan sampai terjadi demikian. Jaga itu," imbuhnya.

Tito menambahkan, untuk kejahatan-kejahatan konvensional, Polrestabes Medan sudah melakukan cipta kondisi dengan menangkap dan menindak tegas para pelakunya. Dia juga minta, agar kekuatan personel ditarik dari polres-polres jajaran untuk mengantisipasi kejahatan konvensional dan titik rawan macet.

"Mudah-mudahan dengan konsep pengamanan seperti ini semua berjalan lancar. Jika ada gangguan lalu lintas nantinya kami mohon maaf. Yang terpenting semua masyarakat Medan bisa mendukung acara ini agar berlangsung tertib dan tidak ada gangguan," tukasnya.

(yy/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar