Kapolda Sumut: Hentikan Sementara Penyaluran Gas di Lokasi Ledakan

Kapolda Sumut: Hentikan Sementara Penyaluran Gas di Lokasi Ledakan

Kapolda Sumatera Utara, ‎Irjen Pol Agus Andrianto, tinjau lokasi ledakan, Jumat (12/4)

(jw/csp)

Jumat, 12 April 2019 | 12:29

Analisadaily (Medan) - Kapolda Sumatera Utara, ‎Irjen Pol Agus Andrianto, meminta PT Perusahaan Gas Negara PGN untuk menghentikan penyaluran gas rumah tangga di kawasan lokasi ledakan yang menyebabkan empat ruko rusak.

"Kapolres, Dirkrimsus, Kasat Reskrim‎ tolong ingatkan kepada PGN untuk sementara ini, jangan dialirkan gasnya ke sini dulu," ujar Irjen Agus saat meninjau lokasi ledakan di Jalan Kruing, Kelurahan Sekip, Kecamatan Medan Petisah, Jumat (12/4).

Ia juga menyampaikan, agar segera melakukan pengecekan instalasi gas rumah tangga. Sehingga peristiwa serupa tidak terulang dan menimbulkan korban jiwa.

"Saya sudah Peringati dengan petugas PGN. Masih tercium bau gas. Jangan sampai ada korban kembali. Masyarakat cukup padat, untuk pengecekan. Siapa yang lalai kita akan proses sesuai dengan hukum," tegas Agus.

Selain itu, Agus mengimbau kepada masyarakat yang berada di lokasi kejadian, bila mencium bau gas untuk segera melapor ke petugas kepolisian atau langsung ke petugas PGN untuk segera ditindaklanjuti.

Saat ini korban ledakan masih dalam perawatan di rumah sakit dan mereka juga masih memeriksa saksi-saksi. "Korban selamat masih menjalani perawatan medis di rumah sakit di Medan dan belum bisa dimintai keterangan," tambahnya.

Sebelumnya, peristiwa ini mengakibatkan empat ruko terbakar dan 2 orang tewas serta 10 orang dilarikan di rumah sakit.‎ Dua korban meninggal dunia itu, adalah Jafier (10) dan Eren (2).

Para korban tewas itu, merupakan anak korban dari tetangga Dewi yang merupakan pemilik rumah makan sate kerang, yang diduga ledakan berasal.‎

(jw/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar