Kapal Tenggelam, Polda Sumut: Kadishub Samosir Jadi Tersangka

Kapal Tenggelam, Polda Sumut: Kadishub Samosir Jadi Tersangka

Tim SAR saat melakukan pencarian korban hilang di perairan Danau Toba setelah Kapal Motor Sinar Bangun tenggelam, Kamis (28/6) (foto istimewa)

(jw/csp)

Kamis, 28 Juni 2018 | 17:57

Analisadaily (Medan) - Kabid Humas Polda Sumut, AKBP Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, tersangka baru tenggelamnya KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba, telah ditetapkan, Yaitu, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Samosir, Nurdin Siahaan (NS).

"Iya benar statusnya sudah dinaikan jadi tersangka. Yang menangani juga Direktorat Reserse Kriminal Umum bersama Polres Samosir dan Direktorat Polair Polda Sumut," kata Tatan, Kamis (28/6).

Ia menjelaskan, penyidik menemukan bukti-bukti yang cukup, NS dinilai tidak melakukan pengawasan dengan baik sehingga KM Sinar Bangun melakukan sejumlah pelanggaran.

“Pertimbangannya jadi tersangka, karena kewenangannya, sistem pengawasan yang tidak baik sehingga ada unsur-unsur yang dikenakan kepadanya," jelasnya.

Pekan depan, lanjut Tatan, Kadishub Samosir tersebut akan dipanggil. "Statusnya udah tersangka dan belum ditahan, rencana Minggu depan akan di panggil. Tidak menutup kemungkinan akan ditahan," tambahnya.

Sebelumnya, polisi menetapkan empat orang tersangka, yakni nakhoda kapal dan sekaligus sebagai pemilik kapal Poltak Soritua Sagala, pihak regulator dari Pegawai Honor Dishub Samosir yang juga anggota Kapos Pelabuhan Simanindo, Karnilan Sitanggang.

Kapos Pelabuhan Simanindo yang merupakan PNS Dinas Perhubungan Kab. Samosir, Golpa F. Putra, dan Kabid Angkutan Sungai dan Danau Perairan (ASDP), Rihad Sitanggang.

Para tersangka ini dijerat dengan Pasal 302 dan atau 303 UU Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran jo Pasal 359 KUHPidana. Mereka terancam pidana kurungan selama maksimal 10 tahun dan denda sebesar Rp 1.5 miliar.

Dalam peristiwa itu, ada 21 orang selamat, 3 penumpang ditemukan meninggal dunia dan 164 orang, hingga kini belum ditemukan keberadaannya.

(jw/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar