Kapal Pesiar Mewah Kembali Bersandar di Pelabuhan Kuala Tanjung

1.300 Wisman Kunjungi Danau Toba

Kapal Pesiar Mewah Kembali Bersandar di Pelabuhan Kuala Tanjung

Kapal pesiar mewah Cruise Super Star Libra kembali bersandar di Pelabuhan Kuala Tanjung, Kabupaten Batubara, Kamis (19/4).

(jw/rzd)

Kamis, 19 April 2018 | 13:59

Analisadaily (Medan) - Kapal pesiar mewah Cruise Super Star Libra kembali bersandar di Pelabuhan Kuala Tanjung, Kabupaten Batubara, untuk kedua kalinya. Kapal pesiar yang membawa ribuan wisatawan mancanegara (wisman) ini bersandar di Pelabuhan Kuala Tanjung, Kamis (19/4) dinihari sekitar pukul 04.00 WIB.

Kedatangan ribuan wisman tersebut disambut tim Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) yang memfasilitasi kunjungan ke Danau Toba. Dirut BPODT, Arie Prasetyo mengatakan, kedatangan kembali kapal pesiar itu menjadi sinyal positif bagi sektor kepariwisataan di Sumatera Utara, khususnya Danau Toba.

"Ini menandakan pihak manajemen kapal pesiar Super Star Libra puas akan kunjungan pertama kemarin. Baik itu infrastruktur maupun destinasi yang ada di Sumatera Utara," kata Arie. 

Pada kunjungan kedua, kapal ini membawa sebanyak 1.300 orang wisatawan yang didominasi wisatawan dari Malaysia, Singapura, dan Australia.

"Sebelumnya, kapal pesiar yang memiliki panjang 216 meter dan draft 7,15 meter itu berlabuh perdana di Pelabuhan Kuala Tanjung pada 5 April lalu, disambut Wakil Gubernur Sumatera Utara, Nurhajizah Marpaung, dan Dirut PT Pelindo 1, Bambang Eka Cahyana," tuturnya. 

Arie menjelaskan, Pelabuhan Kuala Tanjung menarik untuk berlabuh bagi kapal berukuran besar yang biasanya membutuhkan kedalaman minimal sembilan meter.

"Draf kedalaman di sini cukup ideal, mencapai 16 meter. Manajemen kapal pesiar Cruise Super Star Libra memilih Pelabuhan Kuala Tanjung, karena dinilai sebagai pelabuhan yang aman dan mudah dalam navigasi, terutama ketika ingin melabuhkan jangkar," jelasnya. 

Dari segi geografis, Pelabuhan Kuala Tanjung juga strategis karena jaraknya lebih dekat ke Danau Toba dan tidak terlalu jauh dari Kota Medan. Dengan demikian, wisatawan mancanegara yang tiba di Pelabuhan Kuala Tanjung mudah untuk berwisata ke Danau Toba atau menikmati Kota Medan.

"Manajemen Star Cruise sudah lama melakukan survei dan tertarik dengan Danau Toba. Kita berharap lebih rutin dan lebih banyak kapal lebih besar yang bersandar di sini," ungkap Arie.

BPODT memberikan insentif dan dukungan bagi wisatawan mancanegara tersebut untuk mengunjungi Danau Toba. Melalui kerja sama dengan agen travel dan manajemen Star Cruise, BPODT menyediakan tiga bus, satu bus berupa premium coach untuk wisatawan asal Malaysia dalam bentuk wisata pengenalan.

Sedangkan dua bus lagi akan digunakan tamu-tamu kapal pesiar Star Cruise yang juga akan mengunjungi Danau Toba.

"Pelabuhan Kuala Tanjung sudah siap menjadi hubungan internasional. Dan diharapkan ke depan kapal pesiar yang lebih besar lagi bisa bersandar di Pelabuhan Kuala Tanjung ini, agar target wisman ke Sumut 1 juta tahun 2019 bisa tercapai," pungkas Arie.

(jw/rzd)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar