Kapal Bermuatan Limbah Nuklir dari Prancis Dilarang Masuk Indonesia

Kapal Bermuatan Limbah Nuklir dari Prancis Dilarang Masuk Indonesia

(dtc)

Rabu, 4 November 2015 | 19:44

detikNews - Jakarta, Sebuah kapal bermuatan limbah nuklir bertolak dari Prancis menuju Australia. Badan Keamanan Laut (Bakamla) pun memantau pergerakan kapal ini karena pernah tercatat memasuki perairan Indonesia.

"Setelah kita investigasi, kapal itu pernah memasuki wilayah perairan kita saat akan berangkat menuju Prancis. Karena itu, kami sekarang sedang memonitor perjalanannya kembali ke Australia," kata Kepala Bakamla Laksamana Madya Maritim Desi A Mamahit di kantor Bakamla, Jl Dr Sutomo, Jakarta Pusat, Rabu (4/11/2015).

Saat ini kapal bernama BBC Shanghai tersebut tercatat sedang berada di wilayah Afrika menuju Australia. Pihaknya pun berharap kapal tersebut tidak memasuki wilayah perairan Indonesia karena bukanlah bagian rute perjalanan.

"Kalau dia mau menuju Australia, tidak perlu lewat perairan kita. Langsung saja ke Australia. Kecuali dia akan ke Filipina baru mau tidak mau lewat wilayah kita," sambungnya.

Selain karena rute tersebut, alasan lain tidak mengizinkan kapal tersebut lewat wilayah Indonesia karena muatan kapal yang berisi limbah nuklir. Adanya kemungkinan pencemaran lingkungan atau aktivitas mencurigakan lainnya membuat pelarangan ini semakin menguat.

"Kita akan minta TNI AL untuk mengusir kalau memang dipantau ada pergerakan menuju wilayah kita," sambungnya.

Kapal ini membawa 25 ton limbah nuklir  dari reaktor nuklir Areva di Beaumont-Hague dari Prancis menuju Australia. Kapal tersebut dijadwalkan tiba di Australia pada 27 November mendatang.

Kapal ini tetap berlayar meski mendapat kritikan dari penggiat lingkungan hidup. Mereka menilai kapal berusia 14 tahun itu tidak layak membawa limbah nuklir yang berbahaya. (mnb)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar