Kanwil DJP Sumut II Optimis Capai Tartget Penerimaan Rp 6,1 Triliun

Kanwil DJP Sumut II Optimis Capai Tartget Penerimaan Rp 6,1 Triliun

Ilustrasi (Pixabay)

(rel/rzd)

Jumat, 15 Maret 2019 | 14:00

Analisadaily (Medan) - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumatera Utara II telah membukukan target penerimaan tahun 2019 sebesar Rp 6,193 Triliun. Ada penambahan sebesar Rp 189 Miliar dibanding target tahun lalu sebesar Rp 6,004 Triliun atau kenaikan target sebesar 3,2 %.

“Tentunya, target penerimaan ini pula telah didistribusikan kepada seluruh unit-unit kerja yaitu 8 KPP yang berada di wilayah Kanwil DJP Sumut II,” kata Plh. Kepala Kanwil, Triyani Yuningsih, Jumat (15/3).

Diterangkannya, jika diulas hasil kinerja tahun sebelumnya, 3 besar unit kerja dengan angka persentase pencapaian realisasi melampaui nasional yaitu 95,73 % diraih oleh KPP Pratama Kisaran menyusul 93,72 (KPP Pratama Tebing Tinggi) dan 92,98% (KPP Pratama Padang Sidempuan).

“Secara keseluruhan kinerja Kanwil DJP Sumatera Utara hanya membukukan persentase penerimaan sebesar 85,56% atau setara dengan 5,137 Triliun dari target yang dibebankan, namun tetap tumbuh sebesar 5,09%,” terangnya.

Triyani menyebut, tahun 2019 ini, rincian target penerimaan per-unit kerja yaitu Rp 500,01 Miliar (KPP Pratama Tebing Tinggi), Rp 1,062 Triliun (KPP Pratama Kisaran), Rp 1,282 Triliun (KPP Pratam Rantau Prapat).

Kemudian Rp 909,09 Miliar (KPP Pratama Pematang Siantar). Rp 1,160 Triliun (KPP Pratama Padang Sidempuan),Rp 545,03 Miliar (KPP Pratama Sibolga), Rp 455,11 Miliar (KPP Pratama Balige), Rp 280,02 Miliar (KPP Pratama kabanjahe).

“Dari rincian target tersebut ada sedikit perubahan porsi dan nominal dari masing-masing unit kerja,” sebutnya.

Hingga Bulan Februari 2019, Kanwil DJP Sumut II telah mencatat realisasi penerimaan sebesar Rp 603,26 Miliar atau 9,74%. Oleh karena itu, Kanwil DJP Sumatera Utara II senantiasa bersikap optimis bahwa target penerimaan pajak yang dibebankan tahun ini akan tercapai.

“Namun untuk mencapai target itu sangat diperlukan berbagai rencana aksi yang matang,” ujarnya.

Tidak hanya itu, lanjutnya, penggalian potensi secara dinamis dan militansi pun harus terus dilakukan di samping mengukur tingkat kepatuhan wajib pajak melalui pemeriksaan pajak (tax audit) dan penegakan hukum (law enforcement).

Selanjutnya, meningkatkan intensifikasi dan ekstensifikasi wajib pajak secara menyeluruh dan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pajak melalui kegiatan penyuluhan, dialog dan edukasi, dan inklusi kesadaran pajak.

“Kanwil DJP Sumut II juga akan terus melakukan pemanfaatan data perpajakan secara luas melalui kerja sama dengan pihak lain seperti pemerintahan, BUMN, dan swasta, dalam rangka pemenuhan data regional wilayah agar dapat dioptimalkan guna mendukung tercapainya penerimaan pajak yang optimal,” tandasnya.

(rel/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar