KAI Divre I Sumut Lakukan Rekayasa Pola Operasi Saat Malam Takbiran

KAI Divre I Sumut Lakukan Rekayasa Pola Operasi Saat Malam Takbiran

Ilustrasi.

(rel/rzd)

Rabu, 13 Juni 2018 | 23:39

Analisadaily (Medan) - Antisipasi kemacetan di depan Stasiun Besar Kereta Api Medan saat malam takbiran pada Kamis (14/6), PT KAI Divre I Sumut melakukan rekayasa pola operasi pemberangkatan KA u50 Sribilah Utama.

"Untuk mengantisipasi kemacetan yang mungkin terjadi akibat pengalihan arus lalu lintas menuju Stasiun Medan dikarenakan adanya kegiatan malam takbiran hari raya Idul Fitri 1439 H di Lapangan Merdeka kita akan melakukan rekayasa pola operasi KA," kata Manager Humas PT KAI Divre I Sumut, Sapto Hartoyo, Rabu (13/6).

Rekayasa pola operasi tersebut yakni KA u50 Sribilah Utama yang berangkat dari Stasiun Medan pada jam 22.35 WIB pada hari Kamis akan Berhenti Luar Biasa (blb) atau berhenti untuk proses naik penumpang KA di Stasiun Bandar Khalifah dan stasiun Araskabu.

"Jadi bagi penumpang KA u50 Sribilah Utama yang kesulitan menuju Medan bisa mencari alternatif dengan naik KA dari Stasiun Bandar Khalifah ataupun di stasiun Araskabu. Biasanya KA keberangkatan Stasiun Medan tidak berhenti di Stasiun Bandar Khalifah dan Stasiun Araskabu, namun khusus hari Kamis akan berhenti di Stasiun Bandar Khalifah dan Stasiun Araskabu. Hal ini demi memudahkan pelayanan penumpang," ungkap Sapto.

PT KAI mengimbau para penumpang untuk mengantisipasi dan memperkirakan waktu keberangkatan KA-nya, sehingga tidak tertinggal. Pastikan selalu nama yang tertera pada tiket/kode booking sesuai dengan nama yang tertera pada kartu identitas.

"KA Sribilah Utama tersebut tetap akan berangkat dari Medan sesuai jadwal, namun ada penyesuaian pola operasi, dimana di Stasiun Bandar Khalifah dan stasiun Araskabu akan berhenti guna menaikan penumpang," terang Sapto.

Para penumpang yang sudah memiliki tiket/kode booking KA pada jam keberangkatan tersebut dapat naik dari Stasiun Bandar Khalifah ataupun di stasiun Araskabu.

"Kita juga menyiagakan petugas untuk membantu pelayanan penumpang di sana," tandasnya.

(rel/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar