Kabut Asap Selimuti Medan, Dokter: Perbanyak Minum Air Putih

Masyarakat Diimbau Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

Kabut Asap Selimuti Medan, Dokter: Perbanyak Minum Air Putih

Kabut asap menyelimuti Kota Medan

(jw/eal)

Kamis, 19 September 2019 | 16:32

Analisadaily (Medan) - Dalam beberapa hari terakhir kabut asap menyelimuti Kota Medan dan sekitarnya. Alhasil, masyarakat diimbau agar mengurangi aktivitas di luar rumah.

"Mengingat beberapa hari ini kabut asap sangat terlihat di Kota Medan dan Deli Serdang, dimbau agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah karena bisa terpapar oleh asap," kata Ketua Persatuan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Sumatera Utara, dr. Dedi Irawan Nasution, kepada Analisadaily.com, Kamis (19/9).

Lebih jauh dr. Dedi mengingatkan, selain mengurangi aktivitas di luar rumah, masyarakat juga harus lebih banyak mengkonsumsi air putih untuk penambah oksigen.

"Kalau mau beraktivitas gunakan masker, baik orang dewasa maupun anak-anak untuk menjaga pernapasan. Selain itu, mengkonsumsi air putih karena mengandung oksigen yang tinggi. Jika biasanya kita minum air putih minimal 2 liter, kalau seperti ini harus diperbanyak lagi," imbaunya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, Edwin Effendi, menjelaskan masalah kabut asap sudah menjadi prioritas pemerintah daerah hingga pusat.

Untuk wilayah Medan, Edwin mengatakan pihaknya segera mengambil langkah-langkah penting, terutama bila menimbulkan risiko bagi kesehatan masyarakat.

"Tapi sejauh ini di Medan masih relatif aman. Kalau sudah berisiko tentu kita harus bergerak untuk penanganan medis, seperti membagikan masker atau menyiagakan unit kesehatan," jelasnya.

Menurutnya peran keluarga merupakan yang terpenting dalam pencegahan dini. Terutama agar masyarakat terhindar dari risiko yang ditimbulkan dari kabut asap, seperti penyakit infeksi saluran pernapasan atas (ISPA).

"Dari keluarga yang pertama. Kalau sudah berisiko, Dinkes Medan tentu akan bertindak," tukasnya.

Sebelumnya Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan, mencatat ada enam titik panas (hotspot) di sejumlah kabupaten di Sumatera Utara, yakni Asahan, Humbang Hasundutan, Padang Lawas Utara dan Labuhanbatu.

(jw/eal)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar