Kabar Pelemparan Batu di Jalur Lintas Sumatera Hoax

Kabar Pelemparan Batu di Jalur Lintas Sumatera Hoax

Info hoax. 

(jw/rzp)

Jumat, 20 Oktober 2017 | 13:23

Analisadaily (Medan) - Terkait beredarnya info masalah begal yang melakukan pemecahan kaca mobil saat melintas di jalur Sumatera tidak benar. Hal ini dikatakan Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting.

"Info itu tidak benar, karena Polres Serdang Bedagai sudah melakukan pengecekan ke wilayah Polsek jajaran dan hasilnya tidak ada laporan terkait pelemparan tersebut," kata Rina, saat di konfirmasi Analisadaily.com, Jumat (20/10).

Informasi tersebut diperoleh dari pesan berantai melalui WhatsApp yang sempat menghebohkan:

Luar biasa pagi yang mencengkram dari bandara pukul 00:10

Awalnya jalan aman-aman saja

Setelah perjalanan 20 menit Dari 

Kualanamu..Seketika suasana

terpecah krna ada yang melempar 

Kaca spion..

Seketika supir bus keluar, tapi kenapa instruksi para penumpang jangan keluar 

Itu begal .. Langsung supir 

masuk dan tancap gas.

Tidak sampai situ..10 menit kemudian

kaca spion di lempar lembar lagi sampai pecah...

Dan supir tetap tancap gas..Posisi kami lagi di rambung2

Dan terus2 kaca di lempar..

Sampai seluruh penumpang panik

Suasana sudah tidak baik lagi

Padahal jalanan bukannya sunyi

Krna keselamatan kami terancam,

supir tidak berani nanggung resiko

Alhamdulillah kami menemukan pos

jaga polisi di sei bambang

Sampai sejauh itu kami diikutin

Ketika kami masuk ke kantor polisi ternyata di belakang ada 2 kereta

honda vario membawa senjata tajam sangat banyak 

Tidak bisa membayangkan jika kami tidak berhenti 

Sampai di pos jaga, krna ini hanya pos jaga, kami disarankan buat pengaduan  

Hingga kami diarahkan ke polsek

Singkat cerita ternyata jam 20.00 pun sudah ada 1 avanza yang dibegal juga.. padahal masih terang

Avanza tersebut pun semua kaca habis rusak dan alhamdulillah

penumpang selamat

Sering perjalanan malam. Baru x ini negerasain yang luar biasa

Padahal didalam banyak orang mereka berani

Alhamdulillah sampai siantar jam 06.00 pagi setelah diiringi polisi

Pengalaman yang luar biasa, jadi gak berani buat perjalanan malam lagi

Hati-hati buat siapapun yang melakukan perjalanan Kualanamu-siantar

Sepanjang perjalanan skrng sangat rawan

Dari pukul 19.00-04.00 dini-hari

sangat rawan

"Info itu tidak benar dan hoax. Saya sudah kirimkan ke Cyber Crime Ditreskrimsus untuk mencari penyebarnya," pungkas Rina.

(jw/rzp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar