Judi Semakin Marak, Polres Asahan Diminta Tak Tutup Mata

Judi Semakin Marak, Polres Asahan Diminta Tak Tutup Mata

Rudiyansyah Ritonga dan Sholehudin Marpaung

Rabu, 7 Februari 2018 | 18:46

Analisadaily (Asahan) - Sejumlah kalangan menilai Polres Asahan tutup mata dengan maraknya perjudian berkedok ketangkasan, toto gelap (togel), game zone hingga jackpot.

Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Rudiyansyah Ritonga, mengaku resah dengan maraknya judi togel dan jackpot di Asahan.

"Kami yang mewakili masyarakat meminta agar pihak kepolisian bertindak tegas melakukan penyisiran dan menangkap para penulis dan bandar togel," kata Rudiansyah kepada Analisadaily.com, Rabu (7/2).

Menurutnya, sudah terlalu banyak masyarakat di Kabupaten Asahan yang dibuat tidak nyaman dengan keberadaan judi. "Sekarang segala bentuk judi sudah marak di Asahan dan membuat masyarakat resah," ujarnya.

Rudi menilai ada perbedaan sistem dalam praktik perjudian di Asahan. Tidak hanya melalui SMS, namun sudah kembali memakai kupon. "Sekarang togel sudah mulai memakai kupon," jelasnya.

"Kami berharap aparat penegak hukum dapat memberantas perjudian ini. Kita tau, berbagai upaya dapat dilakukan penegak hukum untuk mengungkap praktik perjudian meski tidak menggunakan uang secara langsung. Sebenarnya kalau ada kemauan itu bisa diungkap. Sekarang tinggal kemauan, kan sistem judi itu juga sudah banyak yang tahu. Jadi tidak ada alasan bahwa susah mengungkapnya," tandas Rudi.

Sementara aktivis lainnya, Sholehudin Marpaung, berharap Kasat Reskrim Polres Asahan yang baru menjabat, AKP Muhammad Arif, bisa menunjukkan kinerjanya dalam memberantas judi yang semakin marak di Asahan.

"Kita berharap Kasat Reskrim yang baru bisa memberantas segala bentuk judi," pintanya.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar