JR Saragih Ajukan SKPI Sebagai Bukti di PTTUN

JR Saragih Ajukan SKPI Sebagai Bukti di PTTUN

Sidang lanjutan atas gugatan JR Saragih di PTTUN Medan, Selasa (13/3)

(aa/eal)

Selasa, 13 Maret 2018 | 19:12

Analisadaily (Medan) - Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Medan menggelar sidang lanjutan atas gugatan Bakal Calon Gubernur Sumatera dalam Pilgubsu 2018, Jopinus Ramli (JR) Saragih, Selasa (13/3).

Sidang lanjutan yang kembali dipimpin oleh hakim ketua, Bambang Edy Susanto Soedewo itu beragendakan penyerahan bukti-bukti dari pihak penggugat (JR Saragih) dan pihak tergugat (KPU Sumut).

Terungkap, dalam penyerahan bukti tersebut pihak JR Saragih menyerahkan Surat Keterangan Pengganti Ijazah (SKPI) yang baru saja dilegalisir di Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Pusat, Senin (12/3) kemarin.

Selain itu, Surat Keterangan Laporan Kehilangan Ijazah JR Saragih di Polsek Kemayoran Jakarta Pusat juga turut diajukan menjadi bukti selain SKPI bersama bukti-bukti lainnya.

Total keseluruhan jumlah bukti-bukti yang diajukan penggugat sebanyak 31 jenis. Sedangkan pihak tergugat menyerahkan 27 bukti.

Kuasa hukum JR Saragih, Ikhwaluddin Simatupang mengatakan, pengajuan bukti dalam sidang PTTUN didominasi alat bukti yang banyak terkait dengan persoalan perundang-undangan, tentang pencalonan, penetapan, serta Peraturan KPU (PKPU).

"Kita juga serahkan dokumen sejumlah berita acara seperti hasil penelitian, serta berita acara penetapan pasangan calon Pilgubsu yang menyatakan pasangan JR Saragih-Ance Selian Tidak Memenuhi Syarat (TMS)," ucap Ikhwaluddin.

Sementara kuasa hukum tergugat (KPU Sumut), Hediningtyas mengatakan, 2 dari 27 bukti yang mereka serahkan kepada majelis hakim statusnya masih pending.

"Dua bukti itu untuk sementara sedang dipakai oleh sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Sumut, perihal laporan dugaan legalisir ijazah palsu saat pencalonan kemarin," ungkapnya.

Sidang lanjutan JR Saragih di PTTUN Medan akan dilanjutkan Rabu (14/3) besok dengan agenda tambahan bukti serta mendengar keterangan saksi-saksi dari pihak penggugat dan tergugat.

(aa/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar