Jokowi Dinilai Sudah Berusaha Menyelesaikan Masalah HAM

Jokowi Dinilai Sudah Berusaha Menyelesaikan Masalah HAM

Presiden Jokowi

(rzp/eal)

Rabu, 16 Januari 2019 | 21:22

Analisadaily (Jakarta) - Masalah Hak Asasi Manusia (HAM) termasuk kasus penghilangan paksa di masa lalu, selalu jadi komoditas politik saat pemilu. Pemerintahan Joko Widodo dinilai sudah berupaya menyelesaikan masalah ini, baik secara politik maupun hukum.

Mantan Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, Ridha Saleh mengatakan, pemerintah melalui RPJMN secara tegas menyebut akan menyelesaikan kasus HAM.

"Saat Presiden (Jokowi) menerima korban di Istana, beliau menyampaikan akan menindaklanjuti," kata Ridha Saleh dalam diskusi yang digelar Indonesia Political Review di Cikini, Jakarta, Rabu (16/1).

Upaya hukum juga dilakukan pemerintah dengan terus menerus mencari solusi yang tepat. Misalnya bagaimana hak-hak korban.

"Itu sangat penting. Kita harus mendorong pemerintah agar mencari solusi yang tepat. Itu salah satu prinsip penghormatan terhadap hak-hak korban," jelasnya.

Di luar kasus HAM masa lalu, menurut Ridha, pemerintah juga berupaya memenuhi hak warga melalui program-program sosial seperti Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat, dan Kartu Keluarga Sejahtera.

Kalau melihat visi misi capres-cawapres, Ridha menilai, program perlindungan HAM pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin lebih banyak dan lebih detail.

Deputi Direktur Riset ELSAM, Wahyudi Djafar, sependapat bahwa visi misi Jokowi-Ma'ruf Amin terkait HAM lebih detail.

"Isu kelompok rentan masih mengemuka di visi 01, isu berkeyakinan, pengarusutamaan HAM, koordinasi penegakan HAM, dan isu pertanahan," ujar Wahyudi.

Sebenarnya, secara keseluruhan visi misi terkait HAM yang diangkat Jokowi-Ma'ruf Amin masih melanjutkan visi misi periode pertama. Masalahnya, Jokowi tidak menguraikan apa kendala yang dihadapi sehingga belum optimal melaksanakan visi misi di periode pertama.

Berbeda dengan pasangan nomor urut 01, visi misi pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno awalnya tidak menyinggung HAM. Setelah perubahan, baru isu HAM masuk visi misi Prabowo-Sandi.

"Itupun respons terhadap persoalan yang dihadapi kelompok pendukung nomor urut 2, seperti kebebasan berekspresi, berserikat dan berkumpul, isu persamaan di muka hukum, dan hak politik," ucap Wahyudi.

(rzp/eal)

Tags :

#HAM

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar