Johan Tjongiran Ketua PSMTI Kota Medan 2019-2023

Johan Tjongiran Ketua PSMTI Kota Medan 2019-2023

Musyawarah Kota Luar Biasa (Muskotlub) Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Medan Tahun 2019, Minggu (26/5)

(rzp/csp)

Minggu, 26 Mei 2019 | 19:34

Analisadaily (Medan) - Musyawarah Kota Luar Biasa (Muskotlub) Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Medan Tahun 2019 selesai digelar. Johan Tjongiran terpilih secara aklamasi menjadi Ketua PSMTI Medan periode 2019-2023.

Dalam kepemimpinannya, Johan berjanji akan menjalankan program-program sesuai visi dan misi AD/ART PSMTI. Johan berterima kasih atas dukungan dan kepercayaan dari seluruh pengurus PSMTI Kecamatan dan Kelurahan.

"Terima kasih karena mempercayakan saya menjadi Ketua PSMTI Medan periode 2019-2023. Semoga apa yang diamanahkan kepada dapat dilaksanakan dengan baik," kata Johan di Thong's Inn Lubuk Pakam, Minggu (26/5).

Johan mengaku siap mengabdi di PSMTI sebagai Ketua PSMTI Kota Medan. Begitupun dalam menjalankan tugas-tugas, Johan berharap ada dukungan dari seluruh pihak dari kecamatan, kelurahan ataupun provinsi.

Johan menyebut, ke depan program yang akan dijalankan dimasa kepimpinananya adalah, setiap kecamatan akan dibuat kesekretariatan. Juga kan dibuat kartu anggota, selain untuk alat identitas, juga sebagai e-money yang bisa untuk berbagai seperti transaksi.

Program lain yang ditawarkan adalah melakukan bakti sosial, baik dari kecamatan ataupun kelurahan. Ada juga program bersih lingkungan, setiap kecamatan memiliki tempat menampung barang daur ulang yang nantinya bisa dimanfaatkan, sehingga lingkungan bersih dan mendapatkan nilai ekonomis.

"Kita harus kompak. Jangan saling mengoreksi, tapi harus saling memperbaiki. Apa yang kurang harus diselesaikan secara bersama," tegasnya.

Ketua PSMTI Sumut, Tongariodjo Angkasa Ginting berharap, Ketua PSMTI Kota Medan, Johan Tjongiran dapat mempersatukan antara pengurus PSMTI Kelurahan, Kecamatan dan Kabupaten/Kota Medan. Jika ada kegiatan atau program-progam yang ingin dijalankan, bisa berlangsung dengan baik dengan.

"Harapan kita PSMTI semakin sempurna. Juga diharapkan dapat terus mengembangkan kaderisasi, khusunya generasi muda di Sumut," ujarnya.

Tongariodjo melanjutkan, PSMTI didirikan pada 28 September 1998, pasca kerusuhan Mei 1998. PSMTI dimaksudkan sebagai wadah komunikasi dan interaksi antara suku Tionghoa dengan masyarakat dari berbagai suku lainnya, serta dengan pemerintah.

"PSMTI ingin membangun NKRI dengan semangat persatuan dan kesatuan di dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika. Diharapkan Indonesia menjadi maju, kuat, dan sejahtera, berdasarkan Pancasila dan UUD 1945," terangnya.

Anggota Kehormatan PSMTI Sumut yang juga anggota DPRD Sumut, Brilian Moktar mengungkapkan, PSMTI adalah organisasi yang tujuannya untuk dapat menghimpun persaudaraan dan keakraban sesama Tionghoa. Tidak termasuk berpolitik dan sudah ada di AD/ART.

"Jadi saya melihat ada beberapa permasalahan tapi sebenarnya setiap organisasi pasti ada permasalah, dan tidak diharapkan untuk Muskotlub karena diharapkan organisasi berjalan dengan baik. Tetapi ada hal-hal terjadilah Muskotlub ini atas kesepakatan bersama," ucapnya.

Brilian memandang, Muskotlub berjalan dengan baik dan mudah-mudahan bisa membawa PSMTI akrab kembali sesama pengurus ataupun masyarakat. Dan ini cukup sistematis, sesuai AD/ART dan ketentuan yang ada dan diharapkan keputusan yang dicapai dapat dijalankan dengan baik secara bersama-sama.

"Ketua terpilih, Johan Tjongiran ini harus turun gunung langsung dalam arti, dia harus memperbaiki segala masalah yang ada dalam organisi. Setelah itu, ia harus menciptakan kaderisasi untuk memimpin PSMTI Kota Medan di 2023-2027," pungkasnya.

Muskotlub PSMTI Medan Tahun 2019 ini dipimpin Ketua Panitia Pengarah (SC), Sukiran. Sekretaris, Fransen Winata dan anggota Rudy Wijaya, Anthoni dan Suwanto Leslie. Dilanjut dengan Pimpinan sidang tetap, Ketua Sukiran, Sekretaris, Fransen Winata dan anggota Chindy Theza, Anthoni dan Lilis Lim.

Dalam Muskotlub hadir pengurus dari 14 Kecamatan dan satu Kelurahan yakni, Medan Tembung, Medan Selayang, Medan Perjuangan, Medan Belawan, Medan Maimun, Medan Barat, Medan Kota, Medan Denai, Medan Petisah, Medan Johor, Medan Deli, Medan Area, Medan Marelan, Medan Labuhan serta Kelurahan Pasar Baru.

(rzp/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar