Jika Melakukan Politik Uang, Bawaslu Sumut Siap Mendiskualifikasi Paslon

Jika Melakukan Politik Uang, Bawaslu Sumut Siap Mendiskualifikasi Paslon

Ketua Bawaslu Sumut, Syafrida R Rasahan

(jw/eal)

Kamis, 18 Januari 2018 | 20:28

Analisadaily (Medan) - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sumatera Utara mengimbau kepada pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur agar tidak melakukan politik uang serta mencuri 'start' kampanye sebelum ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Kami sudah mengimbau kepada paslon agar tidak melakukan politik uang," kata Ketua Bawaslu Sumut, Syafrida R Rasahan, kepada Analisadaily.com, Kamis (18/1) sore.

Syafrida menegaskan, pihaknya telah menyurati bakal pasangan calon di Pilgubsu 2018 agar tidak melakukan tindakan yang berpotensi menimbulkan pelanggaran.

"Kita sudah menyurati, termasuk tim pemenang dan partai pendukung. Kita minta mereka tidak melakukan kegiatan yang berpotensi atau terindikasi dengan money politic," tegasnya.

Namun, lanjut Syafrida, bakal pasangan calon diperbolehkan untuk melakukan sosialisasi, tetapi tidak menjurus ke arah kampanye atau memperkenalkan pasangan calon.

"Sekadar sosialisasi kita tidak melarang. Jadi jangan mereka memperkenalkan pasangan calon, tunggu karena ada masanya. Bisa saja dari proses yang mereka lakukan akan timbul pelanggaran," ungkapnya.

Menurut Syafrida, jika ditemukan pasangan calon melakukan tindakan yang berpotensi menimbulkan pelanggaran akan diberikan sanksi tegas.

"Sanksi pasti ada, termasuk pidana. Bisa saja didiskualifikasi kalau memang terbukti sebelum ditetapkan sudah mulai melakukan tindakan-tindakan yang merugikan seperti bagi-bagi uang," pungkas Syafrida.

(jw/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar