Jaga Keamanan Distribusi, Pertamina MOR I Bentuk Satgas NARU

Jaga Keamanan Distribusi, Pertamina MOR I Bentuk Satgas NARU

Press Conference kesiapan Pertamina hadapi Natal dan Tahun Baru di Sumut, Rabu (20/12).

(rel/rzd)

Rabu, 20 Desember 2017 | 11:32

Analisadaily (Medan) - Untuk menjaga keamanan saluran distribusi produk, Pertamina Marketing Operasional (MOR) I membentuk Tim Satgas Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 (NARU).

Tim Satgas bersiaga di Kantor Region Pertamina MOR I, kantor cabang, TBBM hingga Depot LPG di seluruh wilayah MOR l. Periode Satgas dimulai pada tangal 18 Desember 2017 dan berakhir pada tanggal 7 Januari 2017.

“Fokus pengamanan pasokan adalah lokasi yang menjadi pusat konsentrasi masyarakat yang merayakan Natal, serta lokasi yang menjadi tujuan wisata masyarakat terkait libur tahun baru yang berbarengan dengan libur sekolah jalur lintas sumatera,” kata General Manager MOR l, Erry Widiastono, Rabu (20/12).

Disebutkan, menjelang Natal dan Tahun Baru, Pertamina MOR I memprediksi akan terjadi peningkatan kebutuhan bahan bakar Avtur di Bandara lnternasional Kualanamu, Deli Serdang.

Penyaluran harian normal avtur di Bandara lnternasional Kualanamu sebesar 430 kiloliter per hari, diperkirakan akan melonjak hingga 17 persen pada H-5 dan H+5 menjadi 505 kiloliter per hari.

“Ketahanan stok Avtur di Bandara Kualanamu ditunjang oleh Depot Pengisian Pesawat Udara Bandara Internasional Kualanamu,” sebutnya.

Selain Avtur, Pertamina MOR I juga mengantisipasi peningkatan konsumsi BBM jenis Gasoline di Sumut yang diperkirakan mengalami kenaikan sebesar 19 persen dari penyaluran rata-rata normal sebesar 5.222 kiloliter menjadi 6.223 kiloliter.

Diperkirakan lonjakan konsumsi tertinggi terjadi pada H-2 Natal, yang jatuh pada tanggal 23 Desember 2017 dengan estimasi volume penyaluran mencapai 7.246 kiloliter atau naik sebesar 38 persen dari konsumsi normal.

Pasokan BBM ke masyarakat di Sumut disuplai dari 5 terminal BBM yang terdiri dari TBBM Medan Group, TBBM Pematang Siantar, TBBM Kisaran, TBBM Sibolga dan TBBM Gunung Sitoli melalui 326 SPBU yang tersebar di seluruh wilayah Sumut.

Guna menjaga pasokan bahan bakar, Pertamina MOR I telah mempersiapkan SPBU Kantong di 7 lokasi yang menjadi pusat konsumsi BBM tertinggi di wilayah MOR l, yaitu di Kota Serdang Bedagai, Kabupaten Langkat, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Tapanuli Utara, Kota Humbang Hasudutan dan 2 SPBU Kantong Kabupaten Karo.

Penyediaan kantong SPBU berupa mobil tangki dengan muatan BBM agar pelayanan dan distribusi dapat lebih cepat mengantisipasi jalur yang padat di jalan. Pertamina juga menyiagakan satu Kiosk Pertamax di Jalan Tol Kualanamu-Tebing Tinggi.

“Kiosk Pertamax akan menyediakan bahan bakar dalam kemasan yang aman, sehingga praktis untuk dibawa," ungkap Erry.

Kesiapan LPG

Sementara konsumsi LPG 3 Kg diprediksi akan mengalami peningkatan jelang Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 di wilayah Sumut. Pertamina mengantisipasi lonjakan itu dengan menambah pasokan dan melakukan pendistribusian sesuai kebutuhan.

Erry menerangkan, Pertamina MOR I telah melakukan antisipasi peningkatan kebutuhan LPG 3 Kg dengan menambah pasokan sebanyak 5 persen yaitu dari penyaluran harian sebanyak 741.000 tabung menjadi 775.000 tabung.

“Ketahanan pasokan LPG wilayah Sumut ditunjang oleh Depot LPG Pangkalan Susu dan Depot LPG Tandem melalui 217 agen dan 7.793 pangkalan LPG 3 Kg,” tandasnya. 

(rel/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar