Investasi Rp 200 Miliar, Tavisamira Bidik Tiga Kota di Indonesia

Investasi Rp 200 Miliar, Tavisamira Bidik Tiga Kota di Indonesia

Manajemen berdiskusi tentang proyek Tavisamira Bali Resort

(rzp/eal)

Kamis, 27 April 2017 | 19:15

Analisadaily (Medan) - Anugerah Kasih Investama (AKI) Group menginvestasikan dana sebesar Rp 200 miliar untuk proyek terbarunya, yakni Tavisamira Bali Resort. AKI membidik tiga kota untuk pemasaran produk tersebut.

Direktur Marketing AKI, Hans Herwin mengatakan, bidikan tiga kota besar itu meliputi Surabaya yang mendapat porsi pemasaran 40% , Jakarta 30% dan Medan sebanyak 20%, dengan perkiraan angka penjualan sekitar Rp 20 miliar dan selebihnya untuk development (pengembang).

"Memang dari tiga kota, mengutamakan Kota Surabaya dan Jakarta, selain agen yang mencapai sekitar 1.000 orang, investor di dua kota ini sangat tertarik investasi di Bali," kata Hans, Kamis (27/4).

Diterangkan Hans, pihaknya juga mulai membidik investor dari Makassar. Ditargetkan proyek ini dapat sold out atau habis terjual sekitar tiga bulan dan mulai dapat dipesan setelah launching pada 23 Mei mendatang.

"Kita optimis dapat menawarkan proyek ini ke pasar, terutama di Medan. Sebab Bali memiliki daya tarik yang sangat besar bagi investor yang ingin berinvestasi di sana," terangnya.

Untuk target, pihaknya optimis tercapai 20 persen dari total 38 unit. Meski di Bali banyak yang menawarkan produk dengan harga yang lebih mahal seperti ini, tetapi konsep villa dengan Beach Club dan resort di tepi pantai masih satu-satunya.

"Proyek Tavisamira yang memiliki 38 unit dan  investasi yang dikucurkan sekitar Rp 200 miliar dengan perkiraan penjualan sekitar Rp 350 miliar. Investor yang dibidik berasal dari beberapa kota di Indonesia, diantaranya, Surabaya, Jakarta dan Medan," jelasnya.

Tavisamira merupakan villa satu-satunya di Bali dan Indonesia yang berkonsep Beach Club yang digabungkan dengan Resort di tepi pantai dengan harga mulai Rp 3,5 miliar per unit.

"Di Bali, memang ada beberapa Beach Club, tetapi tidak ada resort-nya atau villa tidak berlantai," sebut Hans.

(rzp/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar